Pengaruh Ethinylestradiol Terhadap Kadar Glukosa Darah, Protein dan Lemak Daging Ikan Guppy (Poecilia reticulata)
Effect of Ethinylestradiol on Blood Glucose, Protein, and Lipid Levels of Guppy Fish (Poecilia reticulata)
DOI:
https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v25i2.7866Abstrak
Ikan guppy (Poecilia reticulata) merupakan salah satu spesies ikan hias air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dalam budidaya perikanan, hormon sintetis seperti 17α-ethinylestradiol (EE2) umumnya digunakan untuk pembalikan jenis kelamin dalam memenuhi permintaan pasar. Namun, EE2 merupakan senyawa pengganggu endokrin atau Endocrine-Disrupting-Compound (EDC) yang dapat masuk ke lingkungan perairan melalui air limbah dan mengganggu sistem fisiologis, metabolisme, serta parameter biokimia, termasuk kadar glukosa darah, protein, dan lemak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ethinylestradiol terhadap kadar glukosa darah, protein, dan kandungan lemak pada ikan guppy. Penelitan ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 10 ekor ikan guppy jantan yang dipelihara dalam 10 L aquarium selama 8 hari. Dosis 17a-ethinylestradiol (Ovalumon) meliputi 0 mg/L (kontrol), 0,1 mg/L (P1), 0,25 mg/L (P2), 0,5 mg/L (P3), 1 mg/L (P4), dan 2 mg/L (P5). Hasil menunjukkan bahwa paparan ethinylestradiol berpengaruh signifikan terhadap parameter uji. Kadar glukosa darah tertinggi diamati pada P5 (210,6 mg/dL), sedangkan yang terendah pada kelompok kontrol (99,3 mg/dL). Kandungan protein dan lemak mencapai puncaknya pada P1 (15,15% dan 0,58%) dan terendah pada kelompok kontrol (14,13% dan 0,41%). Tingkat kelangsungan hidup (SR) menurun seiring dengan meningkatnya konsentrasi EE2, dari 80% pada kelompok kontrol menjadi 40% pada P5. Kualitas air selama pemeliharaan berada dalam kisaran optimal hingga toleran untuk kelangsungan hidup ikan guppy.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















