Analisis Karakteristik dan Kelimpahan Mikroplastik pada Air di Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Papua

Analysis of the Characteristics and Abundance of Microplastics in the Waters of Youtefa Bay, Jayapura City, Papua

Authors

  • Tamara Louraine Jeanette Kainama
  • Antonius Satrio Wicaksono Dosinaeng
  • Muhammad Hisyam
  • Sitti Rosnafi’an Sumardi
  • Lorenso Aprianto Bria
  • Benediktus Yogapratama Jaenni

DOI:

https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v25i2.8159

Abstract

Mikroplastik bersifat persisten, mudah tersebar oleh arus laut, serta berpotensi terakumulasi di kolom air, sedimen, dan tubuh organisme laut. Teluk Youtefa merupakan salah satu kawasan pesisir penting di Kota Jayapura yang dikelilingi oleh permukiman yang padat penduduk, aktivitas pariwisata, transportasi laut, serta pembangunan yang mendukung kehidupan masyarakat. Akumulasi mikroplastik pada biota laut berpotensi menimbulkan dampak ekologis dan toksikologis, serta dapat berimplikasi terhadap keamanan pangan laut bagi masyarakat pesisir. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji karakteristik dan kelimpahan mikroplastik pada air di perairan Teluk Youtefa, Kota Jayapura. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan di perairan Teluk Youtefa dan akan ditentukan 3 stasiun untuk pengambilan sampel air berdasarkan aktivitas antropogenik masyarakat. Metode penelitian dimulai dari pengambilan sampel, ekstraksi sampel, penyaringan sampel, identifikasi sampel, dan analisis kelimpahan mikroplastik. Hasil penelitian menunjukkan dari tiga stasiun pengamatan ditemukan sebanyak 1.463 partikel mikroplastik, dengan kelimpahan meningkat dari 0,88 partikel/m³ pada Stasiun 1, 1,488 partikel/m³ pada Stasiun 2, hingga 3,484 partikel/m³ pada Stasiun 3, sehingga Stasiun 3 merupakan lokasi dengan kelimpahan tertinggi. Mikroplastik yang ditemukan terdiri atas fiber (39 partikel), fragmen (794 partikel), film (467 partikel), pelet (59 partikel), dan foam (104 partikel), dengan fragmen sebagai jenis yang paling dominan (54,27%), diikuti film (31,92%), foam (7,11%), pelet (4,03%), dan fiber (2,67. Warnanya mikroplastik yang ditemukan tujuh variasi warna, yaitu merah, cokelat, transparan, abu-abu, biru, kuning, dan hijau, dengan warna merah sebagai warna dominan sebanyak 435 partikel, diikuti cokelat 398 partikel dan transparan 385 partikel.  warnanya, ditemukan tujuh variasi warna, yaitu merah, cokelat, transparan, abu-abu, biru, kuning, dan hijau, dengan warna merah sebagai warna dominan sebanyak 435 partikel, diikuti cokelat 398 partikel dan transparan 385 partikel.

Kata kunci: Antropogenik, ekstraksi, mikroplastik, teluk youtefa.

Downloads

Published

2026-09-30