Pengaruh Ethinylestradiol Terhadap Kadar Glukosa Darah, Protein, dan Lemak Pada Ikan Guppy (Poecilia reticulata)

Effect of Ethinylestradiol on Blood Glucose, Protein, and Lipid Levels of Guppy Fish (Poecilia reticulata)

Authors

  • Husnan Yusuf Latua Silawane Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga, Surabaya
  • Muhammad Dick Xavier Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga, Surabaya
  • Abdul Manan Universitas Airlangga
  • Muhammad Hanif Azhar Departement Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga, Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v25i2.7866

Abstract

Ikan guppy (Poecilia reticulata) merupakan salah satu spesies ikan hias air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dalam budidaya perikanan, hormon sintetis seperti 17α-ethinylestradiol (EE2) digunakan untuk manipulasi reproduksi, tetapi senyawa ini juga merupakan endocrine-disrupting compound (EDC) yang dapat masuk ke lingkungan perairan melalui air limbah dan mengganggu sistem fisiologis serta metabolisme ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan EE2 terhadap kadar glukosa darah, protein, dan lemak daging ikan guppy. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas enam perlakuan dan tiga ulangan. Setiap perlakuan terdiri atas 10 ekor ikan guppy jantan yang dipelihara dalam akuarium berisi 10 L air selama 8 hari. Perlakuan meliputi konsentrasi EE2 sebesar 0 mg/L (kontrol), 0,1 mg/L (P1), 0,25 mg/L (P2), 0,5 mg/L (P3), 1 mg/L (P4), dan 2 mg/L (P5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan EE2 berpengaruh signifikan terhadap parameter yang diuji. Kadar glukosa darah tertinggi ditemukan pada P5 sebesar 210,6 ± 85,17 mg/dL, sedangkan terendah pada kelompok kontrol sebesar 99,3 ± 17,78 mg/dL. Kandungan protein dan lemak tertinggi ditemukan pada P1, masing-masing sebesar 15,15 ± 0,04% dan 0,58 ± 0,01%, sedangkan nilai terendah ditemukan pada kelompok kontrol, masing-masing sebesar 14,13 ± 0,08% dan 0,41 ± 0,01%. Tingkat kelangsungan hidup (survival rate/SR) menurun dari 80% pada kelompok kontrol menjadi 40% pada P5. Kualitas air selama pemeliharaan berada dalam kisaran optimal hingga toleran bagi kelangsungan hidup ikan guppy. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa paparan EE2 memengaruhi kadar glukosa darah, protein, dan lemak daging serta tingkat kelangsungan hidup ikan guppy, dengan respons yang berbeda pada setiap konsentrasi perlakuan

Kata kunci: 17α-ethinylestradiol, gula darah, lemak, P. reticulata, protein

Downloads

Published

2026-09-30