Evaluasi Estimasi Luas Daun Total Tanaman Nanas (Ananas comosus) Menggunakan Metode Average Leaf Area (Metode Ala) Berbasis Pengukuran Image J

Evaluation Of Total Leaf Area Estimation In Pineapple (Ananas comosus) Using The Average Leaf Area Method Based On Imagej Measurements

Authors

  • Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Fakultas Bioindustri Pertanian dan Kehutanan, Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Akbar Saitama Fakultas Bioindustri Pertanian dan Kehutanan, Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Ahmad Ilham Akbar Fakultas Bioindustri Pertanian dan Kehutanan, Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Nungki Kusuma Astuti PT Great Giant Pineapple, Indonesia
  • Pandu Risantyo PT Great Giant Pineapple, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i2.8342

Abstract

Pengukuran luas daun diperlukan untuk mengevaluasi pertumbuhan vegetatif tanaman nanas. Metode Average Leaf Area (ALA) menawarkan pendekatan sederhana berdasarkan jumlah daun dan rata-rata luas per helai, tetapi ketepatannya perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi estimasi luas daun total tanaman nanas menggunakan metode ALA berbasis pengukuran ImageJ. Data berasal dari 25 tanaman yang meliputi jumlah daun dan luas daun total hasil ImageJ sebagai acuan operasional. Koefisien ALA dihitung dari rata-rata luas per helai setiap tanaman, kemudian dikalikan dengan jumlah daun untuk memperoleh estimasi luas daun total. Evaluasi menggunakan regresi linear, ANOVA regresi, bias, mean absolute error (MAE), root mean square error (RMSE), dan validasi internal leave-one-out cross-validation (LOOCV). Rerata luas daun ImageJ sebesar 5.526,13 cm²/tanaman, sedangkan estimasi ALA sebesar 5.326,59 cm²/tanaman, dengan koefisien ALA 175,6791 cm²/helai. Hubungan kedua pendekatan menghasilkan R² sebesar 0,8483. Evaluasi pada data pembentukan menghasilkan bias −199,54 cm²/tanaman, MAE 1.016,16 cm²/tanaman, dan RMSE 1.236,75 cm²/tanaman. LOOCV menghasilkan bias −207,85 cm²/tanaman, MAE 1.058,50 cm²/tanaman, RMSE 1.288,28 cm²/tanaman, serta rerata kesalahan persentase absolut 20,98%. Metode ALA memiliki hubungan linear yang kuat dengan ImageJ, tetapi ketepatannya bervariasi
antar tanaman. Penggunaannya sebagai pendugaan awal perlu mempertimbangkan toleransi kesalahan dan pengujian pada kelompok tanaman baru.

Kata kunci: ALA, luas daun, ImageJ, iPhon

Downloads

Published

2026-10-31