Efektivitas Ekstrak Daun Kitolod [Isotoma longiflora (L.) C. Presl.] Sebagai Bioherbisida dalam Menghambat Pertumbuhan Gulma Babandotan (Ageratum conyzoides L.)

Effectiveness of Kitolod Leaf Extract [Isotoma longiflora (L.) C. Presl.] as a Bioherbicide in Inhibiting the Growth of Babandotan Weed (Ageratum conyzoides L.)

Authors

  • Riska Desi Aryani Program Studi Biologi Terapan Program Sarjana, Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman
  • Raden Verina Sheba Azzahra Program Studi Biologi Program Sarjana, Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman
  • Murni Dwiati Program Studi Biologi Program Sarjana, Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman
  • Dwi Nugroho Wibowo Program Studi Biologi Program Sarjana, Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman
  • Dian Palupi Program Studi Biologi Program Sarjana, Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i2.8192

Abstract

Kitolod (Isotoma longiflora) merupakan tumbuhan yang berpotensi dijadikan ekstrak untuk pengendalian gulma babandotan (Ageratum conyzoides) karena mengandung senyawa fenol yang berfungsi sebagai bioherbisida. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi efektivitas berbagai konsentrasi ekstrak daun kitolod terhadap pertumbuhan gulma babandotan serta menentukan konsentrasi optimum sebagai bioherbisida. Perlakuan disusun dalam 5 variasi konsentrasi ekstrak daun kitolod yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% dengan lima ulangan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Analisis Ragam (Uji F) pada taraf uji 0,05 dan 0,01 serta dilakukan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kitolod efektif dalam menghambat pertumbuhan gulma babandotan pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah internodus, panjang internodus, bobot basah, dan bobot kering. Konsentrasi ekstrak daun kitolod yang paling optimal dalam menghambat pertumbuhan gulma babandotan yaitu konsentrasi 100%. 

Kata kunci : Ageratum conyzoides; bioherbisida; Isotoma longiflora; pengendalian gulma

Downloads

Published

2026-10-31