Pengaruh Macam Pupuk Organik Cair (POC) dan Saat Pemberian terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Merah (Capsicum annuum L)

Authors

  • Wawan Ardiyanto Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Pekalongan
  • Syakiroh Jazilah Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v14i2.792

Abstract

Cabai Merah (Capsicum annum L.) merupakan tanaman perdu dari famili terung-terungan (Solanceae). Keluarga ini diduga memiliki sekitar 90 genus dan sekitar 2.000 spesies yang terdiri dari tumbuhan herba, semak, dan tumbuhan kerdil lainnya. Dari banyaknya spesies tersebut, hampir dapat dikatakan sebagian besar merupakan tumbuhan negeri tropis. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh macam POC dan saat pemberian serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan produksi cabai merah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Amongrogo, Limpung, Batang. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama atau Petak utama ialah Pengaruh Macam POC (POC urin kelinci, urin sapi dan urin kambing), faktor kedua ialah Saat Pemberian (1 mst, 3 mst dan 6 mst). Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah cabang per tanaman, umur saat berbunga, jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, bobot per buah, panjang buah, bobot buah per tanaman, bobot basah tanaman, dan bobot kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan Macam POC berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang per tanaman, umur saat berbunga, jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, bobot per buah, panjang buah, bobot buah per tanaman, bobot basah tanaman, dan bobot kering tanaman. Perlakuan Macam POC terbaik ialah Macam POC urin kelinci. Perlakua Saat Pemberian berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang per tanaman, umur saat berbunga, jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, bobot per buah, panjang buah, bobot buah per tanaman, bobot basah tanaman, dan bobot kering tanaman. Perlakuan saat pemberian terbaik ialah 1 minggu setelah tanam. Terdapat interaksi berbeda sangat nyata antara macam POC dan saat pemberian terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah cabang per tanaman, umur saat berbunga, jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, bobot per buah, panjang buah, bobot buah per tanaman, bobot basah tanaman, dan bobot kering tanaman. Kombinasi terbaik diperoleh Macam POC urin kelinci dengan Saat Pemberian satu minggu setelah tanam.

Kata kunci: cabai merah, macam POC, saat pemberian

References

Abidin, Zainal. 2008. Pupuk Organik dan Anorganik. Sinar Mas. Bogor Agromedia. 2007. Petunjuk Pemupukan. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Anonim 2009: www. Agobisnis. Mitrasites.com/Pupuk Organik hantu. Di akses tanggal 20 April 2016.

Bebeja .2013. Resep Membuat Pupuk Organik Cair Untuk Tanaman. www.bebeja.com. Di akses tanggal 28 Maret 2015.

Destiaga. 2009. Fungsi Pupuk Organik Cair. Penebar Swadaya. Jakarta.

Gardner. 2001. Fisiologi Tanaman Budidaya (Terjemahan oleh Herawati Susilo). UI Press, Jakarta.

Harpens, A dan R, Dermawan. 2010. Budi Daya Cabai Unggul,Cabai Besar, Cabai keriting, Cabai Rawit, dan Paprika. Penebar Swadaya. Jakarta.

Hadisuwito . 2012. Membuat Pupuk Organik Cair. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta Selatan

Indrakusuma. 2000. Pupuk Organik Cair Supra Alam Lestari. PT. Surya Pratama Alam. Yogyakarta.

Lingga, P dan Marsono. 2007. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya, Jakarta.

Liliek. 2008. Pemupukan Pada Tanaman Sayuran. Sinar Mas. Bogor Maspary.2011. Cara Mudah Fermentasi Urine Sapi Untuk Pupuk Organik Cair.www.gerbangpertanian.com/2011/ 04/cara-mudahfermentasiurine-sapiuntuk.html. Diakses tanggal 4 Maret 2016.

Muawin. 2009. Petunjuk Pemupukan Cabai Merah Besar. Penebar Swadaya. Jakarta.

Nugroho .2013. Panduan Membuat Pupuk Kompos Cair. Pustaka Baru Prees. Yogyakarta.

Novizan. 2001. Petunjuk Praktis Pemupukan yang Efektif. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Parnata, Ayub.S. 2004. Pupuk Organik Cair. PT Agromedia Pustaka. Jakarta.

Prihmantoro. 2007. Memupuk Tanaman Sayuran. Penebar Swadaya, Jakarta.

Rahmi, dan Jumiati, 2007. Pengaruh Konsentrasi dan Waktu Penyemprotan Pupuk Organik Cair .Penebar Swadaya. Jakarta.

Sarief. 1989. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung.

Saefudin. 2009. Cara pemupukan pupuk organik dari urin kelinci. BP3K Bansari Temanggung. (on-line). Diakses, 22 April 2016.

Samkol dan Lukefarh. 2008. Produksi peran organik kelinci menuju penanggulangan kemiskinan di asia timus selatan. Pusat Peternakan dan Pengembangan Pertanian. Kamboja. (on-line). Diakses, 22 April 2016.

Sri Setyadi Haryadi. 2007. Budidaya Cabai Merah. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Setiadi. 2008. Bertanam Cabai (edisi revisi). PT. Penebar Swadaya. Jakarta.

Susetya . 2012. Panduan Lengkap Membuat Pupuk Organik. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.

Sutanto, R. 2002. Pertanian Organik Menuju Pertanian Alternatif dan Berkelanjutan. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Sutedjo, M. M.2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.

Vos, J. G. M. 1994. Pengelolaan Tanaman Terpadu pada Cabai (Capsicum annum L.) di Dataran Rendah Tropis (terjemahan). Universitas Pertanian Wageningen.

Priyono Wahid. 2015. Cara Membuat Pupuk Organik Yang Baik dan Benar. Pustaka Buana. Bandung.

Warisno & Dahana, Kres. 2010. Peluang Usaha dan Budidaya Cabai. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Wididana, G.N. 1993. Peranan effective Microorganism-4 dalam Meningkatkan Kesuburan dan Produktivitas Tanah. Indonesian Kyusei Nature Farming. www. Bebeja.com.

Yoxx. 2008. Manfaat Pemupukan Tepat Waktu Bagi Tanaman Sayuran. Pustaka Buana. Bandung.

Published

2019-04-19