Analisis Dampak Sosial Ekonomi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Desa Bengle Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang

Analysis of the Socio-Economic Impacts of Agricultural Land Conversion in Bengle Village, Majalaya District, Karawang

Authors

  • Ihlima Azzahra Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Fatimah Azzahra Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang
  • I Ketut Manu Mahatmayana Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i2.7868

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian di wilayah peri-urban menjadi isu penting yang berdampak pada perubahan struktur sosial dan ekonomi rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial ekonomi alih fungsi lahan pertanian di Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan teknik sensus terhadap 45 petani. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan skala Likert, skala Guttman, serta analisis pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan menyebabkan ketidakstabilan pendapatan usahatani yang bersifat musiman, sehingga mendorong pergeseran mata pencaharian ke sektor non-pertanian yang lebih stabil. Di sisi lain, perubahan tersebut berdampak pada penurunan partisipasi sosial, melemahnya jaringan sosial, serta menurunnya kepercayaan dan norma sosial dalam masyarakat. Selain itu, rendahnya akumulasi aset ekonomi menunjukkan bahwa rumah tangga petani masih berada dalam kondisi rentan. Secara keseluruhan, alih fungsi lahan menyebabkan transformasi sistem penghidupan yang meningkatkan kerentanan sosial ekonomi rumah tangga petani.

Kata kunci: Alih fungsi lahan, Dampak sosial ekonomi, Pendapatan, Mata pencaharian, Modal sosial

Downloads

Published

2026-10-31