Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Telle Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone
Analysis Of Factors Influencing Shallot Production In Telle Village, Ajangale District, Bone, Regency
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i2.7808Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor produksi usahatani bawang merah di Desa Telle Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2025, di Desa Telle Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penentuan responden menggunakan metode Purposive Sampling dengan jumlah responden sebanyak 34 petani. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan koesioner. Kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi model cobb-douglas. Hasil analisis uji Cobb-Douglas secara menyeluruh (simultan) menunjukkan bahwa luas lahan, tenaga kerja dan modal yang diduga secara bersama- sama berpengaruh terhadap hasil produksi bawang merah. Sedangkan secara parsial terdapat dua variabel yang berpengaruh signifikan yaitu luas lahan dan modal. sedangkan variabel tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap produksi bawang merah di Desa Telle Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone.
Kata kunci: luas lahan, tenaga kerja, modal, produksi bawang merah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















