Evaluasi Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit dengan Kombinasi Abu Janjang Kelapa Sawit dan Pupuk Organik Cair POC NASA di Pembibitan Utama

Growth Evaluation of Oil Palm Seedlings Under Empty Fruit Bunch Ash and Liquid Foliar Fertilizer in the Main-Nursery

Authors

  • Wismaroh Sanniwati Saragih Agrotechnology Study Program, Faculty of Science and Technology, Universitas Tjut Nyak Dhien, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i2.7777

Abstract

Pemberian pupuk yang tepat pada fase pembibitan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas bibit kelapa sawit secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh dosis abu janjang kelapa sawit dan konsentrasi pupuk organik cair (POC) NASA serta interaksinya terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada pembibitan utama. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis abu janjang kelapa sawit (0, 450, 900, dan 1350 g/polybag) dan konsentrasi POC NASA (0, 2,5, 5, dan 7,5 mL/L air). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan berat basah tanaman. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu janjang kelapa sawit dan POC NASA memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Dosis abu janjang 450 g/polybag dan konsentrasi POC NASA 2,5 mL/L air merupakan perlakuan terbaik. Interaksi kedua perlakuan menunjukkan efek komplementer, dimana kombinasi A1P1 menghasilkan pertumbuhan vegetatif terbaik untuk tinggi tanaman 28,16 cm, diameter batang 11,38 mm, jumlah daun 7,89 helai, dan berat basah tanaman 20,51 g. Disimpulkan bahwa kombinasi abu janjang kelapa sawit dan POC NASA efektif meningkatkan pertumbuhan dan kualitas bibit kelapa sawit di pembibitan utama

Kata kunci: Abu janjang kelapa sawit, Kelapa sawit, Pembibitan utama, Pertumbuhan vegetatif, Pupuk Organik Cair

Downloads

Published

2026-11-02