Dampak Penggunaan Pupuk Organik Terhadap Pendapatan Petani Padi Sawah di Kalimantan Timur: Studi Kasus di UPTD BBITPH Loa Kulu
The Impact of Organic Fertilizer Use on the Income of Lowland Rice Farmers in East Kalimantan: A Case Study at UPTD BBITPH Loa Kulu
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v21i2.7422Abstract
Pupuk organik menjadi alternatif penting dalam budidaya padi sawah sebagai bagian dari upaya pertanian berkelanjutan. Selain memperbaiki kualitas tanah, penggunaannya diharapkan mampu meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan berbagai merek pupuk organik komersial terhadap pendapatan petani padi sawah. Kajian dilakukan melalui kegiatan demplot di UPTD BBITPH, Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara pada musim tanam Juli–November 2024. Enam perlakuan pupuk organik yang diuji meliputi Best Farming, Grand Tomiks, Borneo Intech, Biora, Nasa, dan Gema Tani Etam. Analisis menunjukkan bahwa perlakuan Gema Tani Etam memberikan pendapatan usaha tani tertinggi sebesar Rp 17.613.603 per hektar, diikuti oleh Nasa sebesar Rp 13.904.516 per hektar. Pendapatan terendah diperoleh dari perlakuan Borneo Intech sebesar Rp 5.036.333 per hektar. Hal ini menyimpulkan bahwa pemilihan pupuk organik yang tepat dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan pendapatan petani dan mendukung ketahanan pangan berbasis sistem pertanian berkelanjutan.
Kata kunci: pupuk organik, pendapatan petani, padi sawah, Kalimantan Timur, usaha tani.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















