Kandungan Metabolit Sekunder Limbah Plasenta Kakao (Theobroma cacao): Skrining Kualitatif Fitokimia untuk Pengembangan Herbisida Alami
Secondary Metabolite Content of Cocoa Placenta Waste (Theobroma cacao): Qualitative Phytochemical Screening for the Development of Natural Herbicides
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v21i2.7234Abstract
Penggunaan herbisida sintetik secara masif telah menimbulkan resistensi gulma dan pencemaran lingkungan, hal ini mendorong pencarian metode pengendalian ramah lingkungan berbasis alelokimia tumbuhan. Limbah plasenta kakao, sebagai sumber daya melimpah yang belum dimanfaatkan, berpotensi sebagai sumber alelokimia yang dapat diekstraksi melalui fermentasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder alelokimia dalam filtrat limbah plasenta kakao yang difermentasi spontan, serta membandingkan profil fitokimianya berdasarkan durasi fermentasi 2 minggu dan 4 minggu. Metode penelitian melibatkan fermentasi spontan plasenta kakao segar yang dicampur akuades (1:1 b/v). Filtrat hasil fermentasi 2 minggu dan 4 minggu dianalisis sifat fisikokimianya (pH, Total Padatan Terlarut/TDS, dan rendemen) dan diskrining fitokimia kualitatif. Hasil fisikokimia menunjukkan seiring bertambahnya waktu fermentasi nilai pH menurun (4,28 menjadi 4,05) sementara TDS sedikit meningkat (3774 ppm menjadi 3840 ppm). Hasil skrining fitokimia menunjukkan golongan fenolik, tanin, alkaloid, dan steroid terdeteksi positif (+) pada kedua perlakuan. Perbedaan signifikan ditemukan pada flavonoid, yang terdeteksi positif (+) pada fermentasi 2 minggu namun negatif (-) pada fermentasi 4 minggu. Saponin secara konsisten terdeteksi negatif (-) pada kedua perlakuan. Kesimpulannya, durasi fermentasi merupakan faktor kritis yang memengaruhi profil metabolit sekunder, khususnya flavonoid yang diduga terdegradasi. Adanya beragam alelokimia mengonfirmasi bahwa filtrat limbah plasenta kakao terfermentasi berpotensi kuat untuk dikembangkan sebagai bahan baku herbisida alami.
Kata kunci: Alelokimia, Fermentasi Spontan, Herbisida Alami, Plasenta Kakao
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















