Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Asal Benih True Shallot Seed (TSS) Varietas Sanren pada Beberapa Jarak Tanam dan Dosis NPK

The Growth and Yield of Shallot from True Shallot Seed (TSS) of the Sanren Variety at Various Plant Spacing and NPK Doses

Authors

  • Wika Anrya Darma Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung
  • Raida Kartina Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung
  • Sekar Utami Putri Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung
  • Raissa Tazkia Nurhaliza Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung
  • Pestauli Sianipar Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i2.7136

Abstract

Budidaya bawang merah dihadapkan pada permasalahan ketersediaan benih bermutu. Penggunaan benih True Shallot Seed (TSS) menjadi solusi dalam budidaya bawang merah. TSS varietas Sanren belum banyak dibudidayakan dikarenakan masyarakat belum terbiasa menggunakan TSS, serta minimnya pemahaman teknik budidaya yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jarak tanam dan dosis pupuk NPK terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Politeknik Negeri Lampung pada April hingga Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok factorial. Faktor pertama yaitu jarak tanam (J1: 10x10 cm dan J2: 20x20 cm). Faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK 16-16-16 (D1: 100 kg/ha, D2: 200 kg/ha, D3: 300 kg/ha, dan D4: 400 kg/ha). Setiap tahapan budidaya dilakukan secara optimal. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Penelitian ini memperoleh hasil bahwa jarak tanam 20x20 cm merupakan jarak tanam terbaik pada parameter jumlah daun dan bobot per umbi. Dosis pupuk NPK memberikan hasil yang sama pada semua taraf perlakuan. Terdapat interaksi pada parameter bobot per umbi dan bobot umbi per plot. Peningkatan hasil diperoleh dengan penggunaan jarak tanam rapat, sebaliknya peningkatan ukuran umbi diperoleh pada jarak tanam yang renggang.

Kata kunci: TSS; Bawang merah; Populasi; Pupuk

Downloads

Published

2026-10-31