Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Asal Benih True Shallot Seed (TSS) Varietas Sanren pada Beberapa Jarak Tanam dan Dosis NPK
The Growth and Yield of Shallot from True Shallot Seed (TSS) of the Sanren Variety at Various Plant Spacing and NPK Doses
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i2.7136Abstract
Budidaya bawang merah dihadapkan pada permasalahan ketersediaan benih bermutu. Penggunaan benih True Shallot Seed (TSS) menjadi solusi dalam budidaya bawang merah. TSS varietas Sanren belum banyak dibudidayakan dikarenakan masyarakat belum terbiasa menggunakan TSS, serta minimnya pemahaman teknik budidaya yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jarak tanam dan dosis pupuk NPK terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Politeknik Negeri Lampung pada April hingga Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok factorial. Faktor pertama yaitu jarak tanam (J1: 10x10 cm dan J2: 20x20 cm). Faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK 16-16-16 (D1: 100 kg/ha, D2: 200 kg/ha, D3: 300 kg/ha, dan D4: 400 kg/ha). Setiap tahapan budidaya dilakukan secara optimal. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Penelitian ini memperoleh hasil bahwa jarak tanam 20x20 cm merupakan jarak tanam terbaik pada parameter jumlah daun dan bobot per umbi. Dosis pupuk NPK memberikan hasil yang sama pada semua taraf perlakuan. Terdapat interaksi pada parameter bobot per umbi dan bobot umbi per plot. Peningkatan hasil diperoleh dengan penggunaan jarak tanam rapat, sebaliknya peningkatan ukuran umbi diperoleh pada jarak tanam yang renggang.
Kata kunci: TSS; Bawang merah; Populasi; Pupuk
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















