Dampak Residu Dosis Biochar dan Metode Irigasi Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L) pada Musim Tanam Kedua
The Impact Of Biochar Dose Residue and Irrigation Methods On The Growth And Yield Of Pagoda Mustard (Brassica narinosa L) Plants In The Second Planting Season
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v21i2.7025Abstract
Produksi sawi di Indonesia mengalami ketidakstabilan bahkan cenderung menurun akibat kondisi lahan yang terdegradasi, ditandai rendahnya kandungan bahan organik serta menurunnya tingkat kesuburan tanah. Penggunaan pupuk anorganik secara intensif dalam jangka panjang memperburuk keadaan tersebut, sehingga diperlukan inovasi teknologi ramah lingkungan, salah satunya melalui aplikasi biochar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh media tanam bekas aplikasi biochar dan metode irigasi terhadap pertumbuhan serta hasil sawi pagoda (Brassica narinosa L.) pada musim tanam kedua. Rancangan penelitian yang digunakan adalah nested design dengan dua faktor, yaitu jenis media tanam bekas irigasi tetes (TR) dan konvensional (KR), serta dosis biochar sekam padi 0%, 2% (120 g), 4% (240 g), dan 6% (360 g). Hasil percobaan memperlihatkan bahwa jenis media tanam tidak memberikan pengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan maupun hasil. Sebaliknya, perlakuan biochar menunjukkan pengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, panjang dan jumlah daun, luas daun, serta total biomassa. Aplikasi biochar pada dosis 2–6% menghasilkan pertumbuhan terbaik, ditandai dengan peningkatan biomassa basah maupun kering dibanding kontrol. Temuan ini membuktikan bahwa residu biochar yang diberikan pada musim tanam sebelumnya tetap berperan dalam meningkatkan produktivitas tanaman pada musim berikutnya. Dengan demikian, biochar berpotensi besar menjadi pembenah tanah berkelanjutan untuk mendukung budidaya sawi pagoda dan mengatasi permasalahan degradasi lahan.
Kata kunci: Media tanam, irigasi tetes, konvensional, pengaruh residual
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















