Aplikasi Beberapa Jenis Pupuk Hayati Tunggal dan Konsorsium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis
Application of Several Types of Single and Consortium Biofertilizers on the Growth and Yield of Sweet Corn
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v21i2.7023Abstract
Pupuk hayati merupakan bahan yang mengandung mikroba bermanfaat yang mampu menguraikan bahan organik menjadi senyawa anorganik yang tersedia bagi tanaman. Aplikasinya pada tanaman jagung manis berperan dalam meningkatkan ketersediaan hara, merangsang pertumbuhan vegetatif, serta mendukung efisiensi penyerapan nutrien sehingga dapat meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian pupuk hayati tunggal dan konsorsium terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis, sekaligus menentukan jenis yang paling efektif. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat 30 petak percobaan dengan masing-masing 32 tanaman. Perlakuan meliputi kontrol (H0) atau pupuk kimia 35% tanpa pupuk hayati, pupuk hayati (H1) Pseudomonas fluorescens, (H2) Paenibacillus polymyxa, (H3) Bacillus subtilis, (H4) mikoriza, (H5) bakteri asam laktat, (H6) jamur keberuntungan abadi, (H7) Nitrobacter, (H8) Plant Growth Promoting Rhizobacteria/PGPR), serta (H9) Photosynthetic Bacteria/PSB. Seluruh perlakuan diberikan tambahan pupuk kimia 35%. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan DMRT pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi pupuk hayati berpengaruh beragam terhadap pertumbuhan dan hasil, dengan Pseudomonas fluorescens (H1) dan Photosynthetic Bacteria/PSB(H9) memberikan peningkatan terbaik pada jagung manis.
Kata kunci: pupuk hayati, biofertilizer, jagung manis, pertumbuhan, hasil
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















