Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.)

The Effect Of Micoriza Biological Fertilizer and Urea Fertilizer On The Growth and Production Of Red Spinach (Amaranthus tricolor L.)

Authors

  • Samaarti Telaumbanua Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan
  • Rahmaniah Harahap Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan
  • Lutfi Henderlan Harahap Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan

Abstract

Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) merupakan tanaman yang daunnya biasa dikomsumsi sebagai sayuran. Bayam merah mengandung vitamin, niacin serta mineral penting, termasuk kalsium, mangan, fosfor dan zat besi. Bayam merah juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, memperlancar pencernaan, berperan sebagai antidiabetes, serta mengurangi risiko kanker. Dengan beragam manfaat tersebut, produktivitas bayam merah perlu ditingkatkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan oleh pemberian pupuk hayati mikoriza dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman bayam merah. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2025 di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor yang diteliti dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah pupuk mikoriza (M) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: M0 = tanpa pupuk mikoriza, M1 = 1 gram/tanaman, M2 = 2 gram/tanaman, M3 = 3 gram/tanaman. Faktor kedua adalah pupuk urea (U) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: U0 = tanpa pupuk urea, U1 = 0,6 gram/tanaman, U2 = 1,2 gram/tanaman, U3= 1,8 gram/tanaman. Parameter pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), diameter batang (cm), jumlah daun (helai), lebar daun (cm), bobot basah (g), dan panjang akar (cm). Interaksi antara pupuk hayati mikoriza dan pupuk urea menunjukkan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman bayam merah. Kombinasi perlakuan pupuk hayati mikoriza 3 gram/tanaman dan pupuk urea 1,8 gram/tanaman (M3U3) memperoleh hasil terbaik pada semua parameter pertumbuhan hingga umur 28 HST. Tinggi tanaman mencapai 33,70 cm, diameter batangnya 11,47 mm, jumlah daun 12,33 helai dan lebarnya sebesar 12,17 cm. Bobot basah yang dihasilkan sebesar 42,00 gram/tanaman serta panjang akar mencapai 15,30 cm. Perlakuan dosis tertinggi pupuk mikoriza dan pupuk urea mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil produktivitas tanaman bayam merah yang lebih optimal.

Kata kunci: Bayam Merah, Pupuk Hayati Mikoriza, Pupuk Urea

Downloads

Published

2025-11-22