Uji Efektifitas Ekstrak Bawang Merah Dalam Meningkatkan Viabilitas dan Vigor Benih Bayam (Amaranthus tricolor L.) Kadaluwarsa Varietas Hibrida
Effectiveness Test Of Shallot Extract To Increasing Viability And Vigor Of Expired Spinach (Amaranthus tricolor L.) Seeds Of Hybrid Varieties
Abstract
Bayam merupakan tanaman sayur yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Produksi bayam nasional dari tahun 2021-2023 mengalami penurunan, yaitu diangka 171.706 ton pada tahun 2021, 170.821 ton pada tahun 2022, dan 170.688 pada tahun 2023. Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman bayam adalah dengan menggunakan benih yang bermutu. Benih bersertifikat dapat dikatakan sebagai benih bermutu, namun benih ini dapat mengalami penurunan mutu akibat penyimpanan yang jelek atau telah kadaluwarsa. Salah satu cara untuk memperbaiki penurunan mutu benih adalah dengan perlakuan perendaman benih menggunakan zat pengatur tumbuh. Zat pengatur tumbuh alami yang kaya akan hormon auksin adalah ekstrak bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Green House, Program Studi Agribisnsi, Univesitas Peradaban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa konsentrasi dan lama perendaman ekstrak bawang merah yang tepat untuk meningkatkan viabilitas dan vigor benih bayam kadaluwarsa varietas hybrida. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelomok Lengkap, 4 x 3 faktorial. Faktor pertama yaitu konsentrasi ekstrak bawang merah (0 %, 25%, 50%, dan 75%) sedangkan faktor kedua yaitu lama perendaman benih (6 jam, 9 jam, 12 jam ). Parameter yang diamati adalah indeks vigor, daya berkecambah, kecepatan tumbuh benih, keserempakan tumbuh benih, dan potensi tumbuh maksimum. Hasil penelitian menunjukan bahwa perendaman benih pada ekstrak bawang merah tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter. Namun perendaman benih pada ekstrak bawang merah 75% menunjukan hasil tertinggi pada parameter indeks vigor yaitu sebesar 8.9% dan pada parameter keserempakan tumbuh yaitu sebesar 12%.
Kata kunci: Ekstrak Bawang Merah, Viabilitas Benih, Perendaman Benih, Benih Bayam Kadaluwarsa
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















