Pemetaan Pola Penggunaan Insektisida Dan Analisis Residunya Pada Tanaman Jagung (Zea mays L) di Desa Lambara, Kabupaten Sigi
Mapping the Patterns of Insecticide Use and Residue Analysis on Maize (Zea mays L) in Lambara Village, Sigi District
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v21i2.6341Abstract
Penelitian ini bertujuan memetakan pola penggunaan insektisida dan mendeteksi residunya pada jagung di Desa Lambara Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi sebagai upaya mitigasi risiko pencemaran dan ketidakamanan pangan. Hasilnya diharapkan menjadi dasar rekomendasi penggunaan pestisida yang lebih tepat guna. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2024, bertempat di Desa Lambara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi. Pelaksanaan Penelitian dibagi menjadi dua tahapan, Tahap survey dan Tahap pengujian residu insektisida. Data yang dikumpulkan terdiri atas karakteristik responden, jenis bahan aktif insektisida, frekuensi aplikasi, pencampuran insektisida dan deteksi residu insektisida. Berdasarkan hasil penelitian, Insektisida yang banyak digunakan dengan bahan aktif 40% metomil. Frekuensi aplikasi insektisida sebanyak enam kali, kadar residu metomil ditemukan sebesar ≤ 0,010 mg/kg, residu yang ditemukan pada jagung tersebut berada di bawah atau sama dengan BMR yang diizinkan, dengan demikian jagung tersebut aman dan sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk konsumsi manusia.
Kata kunci: Jagung, Frekuensi Aplikasi, Insektisida, Metomil, Deteksi Residu
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















