Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) pada Beberapa Konsentrasi POC NASA dan Beberapa Campuran Media Tanam
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v20i1.4250Abstract
Bayam merah (Amaranthus tricolor L) merupakan tanaman sayuran yang selain dimanfaatkan sebagai sayuran, bayam merah juga seringkali dijadikan bahan makanan ringan seperti kripik bayam. Tanaman bayam merah memiliki kandungan gizi yang lebih baik dibandingkan dengan tanaman bayam hijau. Penelitian ini bertujuan untuk menggetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah akibat dari pemberian beberapa dosis POC NASA dan campuran beberapa media tanam. Percobaan ini dilakukan pada bulan Mei – Juli 2021, yang bertempat Dusun Busur Barat Desa Rempek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat (NTB). Percobaan ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk POC NASA (N) yang terdiri dari empat aras perlakuan yaitu 0 cc/1 liter air (N0), 2 cc/1 liter air (N1), 3 cc/1 liter air (N2) dan 4 cc/1 liter air (N3). Dan faktor kedua adalah media tanam (M) yang terdiri dari dua aras yaitu media tanah (M1) dan media tanah yang dicampurkan dengan serbuk gergaji (M2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian beberapa dosis POC NASA berpengaruh nyata terhadap semua paremeter pengamatan kecuali luas daun dan berat kering akar, dan penggunaan beberapa campuran media tanam hanya berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun. Pemberian POC NASA 4 cc/liter menunjukkan hasil yang paling tinggi pada semua parameter pengamatan kecuali parameter luas daun, dan penggunaan media tanam tanah yang dicampurkan dengan serbuk geregaj menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan media tanam tanah saja.
Kata kunci: Bayam Merah; POC; Media Tanam;
References
B. P. S. (2021, Agustus 8). Produksi Tanaman Sayuran 2021. Retrieved Agustus 8, 2022, dari: Badan Pusat Statistik Indonesia Tahun 2020-2021https://www.bps.go.id/indicator/55/61/2/produksi-tanaman-sayuran.html.
Cahyati, S.Y. 2006. Pengaruh Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanam Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, Sriwijaya.
Dahlia, Hj. 2001. Kimia dan Fisiologi Tumbuhan. Malang: FMIPA UM.
Djarwatiningsih.,Widiwurjani. Dan Decky Zulkarnaen. 2016.Penampilan Fenotipe Bayam Merah Akibat dari Pemberian Pupuk Urea dan Urine Sapi. Agritrop Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. (80-84), Vol 14, No. 1.
Evita, 2007. Pengaruh beberapa dosis kompos sampah kota terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Jurnal Agronomi, 13 (2), 5-8.
Meilisa Novita, dan Serafinah Indriyani. (2013). Kerapatan dan Bentuk Kristal Kalsium Oksalat Umbi Porang (Amorphophallus muelleri Blume) pada Fase Pertengahan Pertumbuhan Hasil Penanaman dengan Perlakuan Pupuk P dan K. Jurnal Biotropika, 1(2), 66-70.
Natural Nusantara. 2004. Panduan Produk POC Nasa. Karya Anak Bangsa. Yogyakarta.
Nugrahini Tutik. 2013. Respon Tanaman Bawang Merah (Allium ascolonicum L.) Varietas Tuk Tuk terhadap Pengaturan Jarak Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair NASA. Ziraa’ah, 36 (1); 60-65.
Parulian, I. 2016. Strategi dalam Penanggulangan Pencegahan Anemia pada Kehamilan. Jurnal Ilmiah, 1 (1).
Supriati, Y. & Herliana, E. (2015). 15 Sayuran Organik dalam Pot. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sutanto, R. 2002. Pengaruh Pemberian Pupuk kandang Kotoran Sapi Pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Jagung. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, Vol. 6(2). Hal : 116-123.
Wiryanta, M. 2007. Sistem Hidroponik Dengan Nutrisi Media tanam Berbda Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada. Penebar Swadaya, Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















