Pengaruh Tumpang Sari Kacang Tunggak (Vigna unguiculata L.) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Galur Padi Beras Hitam (Oryza sativa L. Indica) Sistem Irigasi Aerobik
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v20i1.4249Abstract
Beras hitam termasuk jenis beras yang popular dikalangan masyarakat dan dikonsumsi sebagai bahan pangan fungsional karena memiliki manfaat untuk kesehatan.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyisipan kacang tunggak dan penggunaan beberapa galur padi beras hitam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi beras hitam. Percobaan ini dilakukan pada bulan September - Desember 2022, yang bertempat di Desa Beleke Kecamatana Gerung Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari dua faktor yaitu Tumpangsari (T) dan Galur Padi Beras Hitam (V). Faktor tumpangsari (T) terdiri dari dua aras perlakuan yaitu T0 (Monocrop) dan T1 (Tumpangsari). Dan untuk faktor galur padi beras hitam (V) terdiri dari tiga aras perlakuan yaitu V1 (G3), V2 (G5) dan V3 (G7). Kombinasi dari kedua faktor menjadi 6 kombpinasi perlakuan yaitu T0V1, T0V2, T0V3, T1V1, T1V2 dan T1V3. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali ulangan sehingga secara didapatkan 18 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penysipan kacang tunggak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter lainnya. Nilai tertinggi pada parameter tinggi tanaman ditunjukkan oleh perlakuan T1 dengan nilai 89,80 sedangkan perlakuan T0 mendapatkan nilai sebesar 86,90. Pada parameter Jumlah anakan nilai tertinggi didapatkan pada perlakuan T1 yakni sebesar 33,95 sedangkan perlakuan T0 sebesar 26,69. Perlakuan galur menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan, namun dari ketiga galur yang digunakan, galur (G7) menunjukkan rata-rata hasil yang lebih tinggi daripada galur G3 dan G5. tanaman padi beras hitam yang disisipkan dengan kacang tunggak dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi beras hitam. Dan dari tiga galur yang digunakan yang menunjukkan hasil yang paling tinggi yaitu galur G7.
Kata kunci: padi beras hitam, kacang tunggak, galur
References
Aryana, I.G.P.M., et all. 2020. Padi Beras Hitam. LPPM Universitas Mataram Press. Mataram.
Betish DR, HP Singh, RK Kohli, S Kaur. Crop Alleopathy and its Role in Ecological Agriculture. J Crop Prod, 4 (2001):121-161.
Chu, G.X., et all. 2004. Nitrogen Fixation and N Transfer from peanut to rice cultivated in aerobic soil in an intercropping system and its effect on soil N fertility. Plant and Soil. 263:17-27.
Dulur, N.W.D., et all. 2019. Improved Growth ang Yield Formation of Red Rice Under Aerobic irrigation System and Intercropping With Peanuts. 10SR Journal Of Agriculture and Veterinary Science. 12(8):12-17.
Sasmita, P., Purwoko, B.S., dan Sujiprihati, S. 2006. Evaluasi Pertumbuhan dan Produksi Padi Gogo Haploid Ganda Toleran Naungan Dalam Sistem Tumpang Sari. Buletin Agronomi, 34(2):79-86.
Sitompul, S. M DAN b. Guritno. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Smeltekop H, David E Clay and Sharon A. Clay. 2002. The Impact of Intercropping Annual Sava Sanil Medic on Corn Production. J. Agronom. 94:917-924.
Suardi, D & Ridwan. 2009. Beras Hitam Pangan Berkhasiat Yang Belum Populer. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 31(2):9-10.
Turmudi, E. 2002. Kajian Pertumbuhan dan Hasil Dalam Sistem Tumpangsari Jagung dengan Empat Kultivar Kedelai pada Berbagai Waktu Tanam. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia. 4(2):89-96.
Wangiyana, W dan Kusnarta IGM. 1997. Penyerapan Nitrogen dan Hasil Tanaman Jagung yang Ditumpangsarikan dengan Beberapa Jenis Tanaman Legum. Laporan Hasil Penelitian UNRAM.
Warman & Kristina. 2018. Mengkaji Sistem Tanaman Tumpang Sari Tanaman Semusim. Proceeding Biology Education Conference. 15(1):791-794.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















