Efikasi Herbisida Isopropilamina Glifosat terhadap Gulma Berdaun Lebar dan Gulma Rumput pada Budidaya Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Belum Menghasilkan

Authors

  • Resti Puspa Kartika Sari Politeknik Negeri Lampung
  • Hidayat Pujisiswanto Universitas Lampung
  • Albertus Sudirman Politeknik Negeri Lampung

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v20i1.3944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas herbisida isopropilamina glifosat dalam mengendalikan gulma di perkebunan kelapa sawit tanaman belum menghasilkan. Penelitian dilakukan di lahan budidaya kelapa sawit belum menghasilkan, di desa Karang Anyar, Lampung Selatan dari bulan Juni – September 2022. Penelitian ini terdiri dari 6 perlakuan yaitu 4 taraf dosis herbisida isopropilamina glifosat: 1.080 g/ha (P1), 1.440 g/ha (P2), 1.800 g/ha (P3), 2.160 g/ha (P4), penyiangan mekanis (P5), dan kontrol (P6). Perlakuan tersebut disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Homogenitas ragam data diuji dengan uji Barlett, uji additivitas data diuji dengan menggunakan uji Tukey, jika asumsi terpenuhi maka data dianalisis ragam dan perbedaan nilai tengah perlakuan diuji dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa herbisida isopropilamina glifosat dengan dosis 1.080 – 2.160 g/ha efektif dalam mengendalikan pertumbuhan gulma total dari pertumbuhan gulma dominan, Borreria alata, Mikania micrantha, Praxelis clematidea, Axonopus compressus, dan Paspalum conjugatum hingga 12 MSA. Daya kendali terbaik pada gulma Axonopus compressus terdapat pada perlakuan isopropilamina glifosat dengan dosis 1.440 – 2.160 g/ha. Pengaplikasian herbisida isopropilamina glifosat dengan dosis 1.080 – 2.160 g/ha pada piringan tanaman kelapa sawit belum menghasilkan tidak menimbulkan gejala keracunan.

Author Biographies

Resti Puspa Kartika Sari, Politeknik Negeri Lampung

Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Hidayat Pujisiswanto, Universitas Lampung

Jurusan Agronomi dan Hortikultura

Albertus Sudirman, Politeknik Negeri Lampung

Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

References

Adnan, Hasanuddin, dan Manfarizah. 2012. Aplikasi beberapa dosis herbisida glifosat dan paraquat pada sistem tanpa olah tanah (TOT) serta pengaruhnya terhadap sifat kimia tanah, karakteristik gulma dan hasil kedelai. J.Agrista, 16 (3); 135-145.

Badan Pusat Statistik. 2020. Statistik Kelapa Sawit Indonesia. Badan Pusat Statistik. Jakarta, Indonesia.

Boger, P., K. Wakabayashi, and K. Hirai. 2002. Herbicide Classes in Development: Mode of Action, Targets, Genetic Engineering, Chemistry. Springer-Verlag Berlin Heindberg. New York. 373 hlm.

Cruz-Hipolito, H., A. Rajano-Delgado, J.A. Dominguez-Valenzuela, A. Heredia, M.D.L. de Castro, and R. D. Prado. 2011. Glyphosate tolerance by clitoria ternatea and neonotonia wightii plants involves differential absorption and translocation of the herbicide. Plant Soil, 347;221−230.

Duke, S.O. 2018. The history and current status of glyphosate. Pest Manag Sci, 74;1027−1034.

Jatsiyah, V. dan S.R. Hermanto. 2020. Efikasi herbisida isopropilamina glifosat terhadap pengendalian gulma kelapa sawit belum menghasilkan. Agrovigor, 13(1);22–28.

Jha, P., V. Kumar., R.K. Godara, and B.S. Chauhan. Weed management using crop competition in the United States: A review. Crop Protection, 1-7.

Kumar, S., M.K. Bhowmick, and P. Ray. Weeds as alternate and alternative hosts of crop pests. Indian Journal of Weed Sci, 53(1);14–29.

Mukarromah, L., D.R.J. Sembodo, dan Sugiatno. 2014. Efikasi herbisida glifosat terhadap gulma di lahan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) belum menghasilkan. J. Agrotek Tropika, 2(3);369–374.

Pamungkas, H., D.R.J. Sembodo, R. Evizal, dan H. Pujisiswanto. 2018. Efikasi herbisida isopropilamina glifosat dalam menghasilkan gulma perkebunan karet (Hevea brasiliensis) belum menghasilkan. Jurnal Pertanian Terapan, 18(2);101–109.

Pasaribu, R., K.P. Wicaksono, dan S.Y. Tyasmoro. 2017. Uji lapang efikasi herbsidia berbahan aktif IPA glifosat 250 g.l-1 terhadap gulma pada budidaya kelapa sawit belum menghasilkan. Jurnal Produksi Tanaman, 5(1);108−115.

Samdeni, B., A.S. Juraimi, M.Y. Rafii, S.A. Sheikh Awadz, M.P. Anwar, and A.R. Anuar. 2015. Effect of cover crops on weed suppression in oil palm plantation. Int. J. Agric. Biol, 17; 251−260.

Sembodo, D. R. J. 2010. Gulma dan Pengelolaannya. Graha Ilmu. Yogyakarta. 168 hlm.

Sidik, S., E. Purba, dan E.N. Yakub. 2018. Population dynamics of weeds in oil palm (Elaeis guineensis Jacq.) circle weeding area affected by herbicide application. IOP Conf. Se: Eartg Environ. Sci. 122:012069.

Travlos, I., N. Cheimona, and D. Bilalis. 2017. Glyphosate efficacy of different salt formulations and adjuvant additives on various weeds. Agronomy. 7(3);1−9.

Widiyastuti, D.A. dan Kurniawan, A. 2018. Pengendalian gulma pada tanaman

Downloads

Published

2024-06-05