Pengaruh Pestisida Nabati Daun Kemangi Untuk Pengendalian Hama Spodoptera frugiperda (LEPIDOPTERA : NOCTUIDAE) Pada Tanaman Jagung

Authors

  • Ahmad Novarda Karuniadin Mukti UPN "Veteran" Jawa Timur
  • Noni Rahmadhini Fakultas pertanian, universitas Pembangunan Veteran Jawa Timur, Surabaya, Indonesia
  • Endang Triwahyu Fakultas pertanian, universitas Pembangunan Veteran Jawa Timur, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v20i1.3840

Abstract

Abstrak Jagung termasuk bahan pangan kedua setelah beras. Penggunaan jagung sebagai bahan pangan dan pakan terus mengalami peningkatan sementara ketersediaannya terbatas.. Tanamanjagung termasuk salah satu makanan pokok di Indonesia dan juga digunakan sebagai bahan pakan ternak maupun bahan utama industri. Tingkat produktivitas tanaman jagung dapat dipengaruhi beberapa faktor, seperti serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) terutama ulat grayak (Spodoptera frugiperda). S. frugiperda dapat menyerang tanaman jagung berkisar 5-50% dan dapat menimbulkan kematian pada tanaman jagung. Pengendalian S. frugiperda dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti secara mekanis, hayati, dan kimiawi. Pengendalian menggunakan pestisida nabati daun kemangi yang berfungsi sebagai pestisida ramah lingkungan dan bebas bahan kimia sehingga tidak merusak lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektivitas pestisida nabati daun kemangi dalam mengendalikan S. frugiperda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga mendapatkan 24 satuan percobaan. Terdapat 6 perlakuan, yaitu Kontrol (A1), penyemprotan ekstrak daun kemangi dengan konsentrasi 25% (A2), konsentrasi 35% (A3), konsentrasi 45% (A4), konsentrasi 55% (A5), dan konsentrasi 65% (A6). Data yang didapatkan akan diuji dengan menggunakan Uji BNT 5%. Hasil yang didapat menunjukan bahwa pestisida nabati daun kemangi mampu mengendalikan populasi S. frugiperda dengan mortalitas tertinggi sebesar 77,5 % dengan LC50 konsentrasi larutan 65%. Kata kunci : Pestisida nabati daun kemangi. S. frugiperda, Jagung

References

Afrensi, Dhiosi O. 2007. Pengaruh Minyak

Atsiri Kemangi (Ocimum basilicum

forma citratum Back) terhadap

Infestasi Larva Lalat Hijau

(Chrysomya megacephala) pada

Ikan Mas (Cyprinus carpio). Skripsi.

Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Christiyanto, J. 2013. Toksisitas Ekstrak

Daun Babadotan (Ageratum

conyzoides L.) terhadap Ulat Grayak

(Spodoptera litura F.) di

Laboratorium. Skripsi. Unversitas

Lampung.

Karyadi. 2009. Dampak Penggunaan

Pupuk dan Pestisida yang

Berlebihan. Based Fall

Armyworm Monitoring, Early.

Warning and Management.

Maulida, A., Jumar., dan Mulyawan, R.

Pengaruh Ekstrak Batang

Brotowali, Ekstrak Daun Jeruk Nipis

Serta Percampurannya Terhadap

Mortalitas Larva Spodoptera litura

F. Jurnal Agroteknologi dan Ilmu

Pertanian, 6(1) Desember 2021 :

-43.

Mawuntu C. S. M. 2016. Efektivitas

Ekstrak Daun Sirsak dan Ekstrak

Daun Pepaya Terhadap Hama

Spodoptera litura Pada Tanaman

Cabai di Kota Tobelo. Jurnal

Agribisnis Perikanan, 12(2) : 253-

Panhwar, F., 2005. Genetically Evolved of

Guava (Psidium guajava) and its

Future in Pakistan. Virtual Lybrary

Chemistry.

Purwanto, S., 2008. Perkembangan

Produksi dan Kebijakan dalam

Peningkatan Produksi Jagung.

Direktorat Budi Daya Serealia,

Direktorat Jenderal Tanaman

Pangan. Bogor.

Rumende, C. F., Salaki, C. L., & Kaligis, J.

B. (2021, January). Pemanfaatan

Ekstrak Daun Pepaya (Carica

papaya L.) terhadap Hama

Spodoptera frugiperda JE Smith

(Lepidoptera: Noctuidae). In Cocos

(Vol. 2, No. 2.

Saputra, A. 2019. Pengaruh Rendaman

Daun Pepaya (Carica Papaya)

terhadap Mortalitas Hama Ulat

Grayak (Spodoptera Litura F.) pada

Tanaman Kobis (Brassica Oleracea

L.). Journal of Chemical Information

y = 1,3678x - 0,0691

R² = 0,9369

-2,00

,00

,00

,00

,00

,00

,00 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00

Probit

Log ppm

Analisis Probit dan LC50

Novarda et al., Pengaruh Pestisida Nabati Daun..

and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Sari N. A. 2018. Efektivitas Daun Kemangi

(Ocimum basilicum L.) sebagai

Ovisida terhadap Nyamuk Aedes

aegypti. Universitas Islam Negeri

Raden Intan Lampung, 56 p.

Septian, R. E., Isnawati, dan Evie, R. 2013.

Pengaruh Kombinasi Ekstrak Biji

Mahoni dan Batang Brotowali

Terhadap Mortalitas dan Aktivitas

Makan Ulat Grayak Pada Tanaman

Cabai Rawit. Jurnal Lentera Bio, 2(1)

: 108.

Suhairiyah, I. dan E. Ratnasari. 2013.

Pengaruh Pemberian Cendawan

Lecanicillium lecanii terhadap

Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera

litura) Secara in vitro. Jurnal Lentera

Bio, 2(3): 253–257.

Syakir, M. 2012. Pestisida Nabati. Bogor:

Pusat Penelitian dan

Pengembangan Perkebunan. Dalam

Seminar Nasional Pestisida Nabati

IV pada 15 Oktober 2012. Jakarta.

-18 hal.

Wijayani L. A. 2014. Efek Larvasidal

Ekstrak Eugenol Daun Kemangi

(Ocimum sp. Linn) Terhadap Larva

Instar III culex quinquefasciatus.

Jakarta. Universitas Islam Indonesia

Downloads

Published

2024-06-05