Pengelolaan Pemanenan Kelapa Sawit dI Perkebunan PT. Agro Sinergi Nusantara Kebun Batee Puteh Kbupaten Aceh Barat
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v19i2.3475Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan teknis dan manajemen pemanenan tanaman kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di kebun Batee Puteh dari bulan Agustus 2021 sampai Januari 2022. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu pengumpulan data primer dan data sekunder. Data primer adalah informasi yang diperoleh ketika mengikuti kegiatan di lapangan, diskusi maupun wawancara dengan mandor dan asisten divisi serta melalui pengamatan langsung di kebun. Penelitian ini menunjukkan manajemen panen dan transport di kebun Batee Puteh telah dilakukan dengan baik. Proses pengelolaan pemanenan kelapa sawit meliputi persiapan panen, alat panen dan alat pelindung diri, kebutuhan tenaga panen, pelaksanaan pemanenan, kriteria matang panen, dan sistem pengangkutan.
Kata Kunci: kelapa sawit, manajemen, teknik pemanenan
References
Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia. 2021. Statistik Perkebunan Unggulan Nasional 2019-2021. [diunduh 24 Februari
. Tersedia pada: https://ditjenbun.pertanian.go
.id/template/uploads/2021/04/BUKU
-STATISTIK-PERKEBUNAN-2019
-2021-OK.pdf.
Fauzi Y., Y.E. Widyastuti, I. Satyawibawa, dan R.H. Paeru. 2012. Kelapa Sawit: Budidaya, Pemanfaatan Hasil dan Limbah, Analisis Usaha, dan Pemasaran. Jakarta: Penebar Swadaya.
GAPKI. 2020. Refleksi Industri Kelapa Sawit 2019 dan prospek 2020.
[Diakses 22 Mei 2023]. Tersedia pada: https://gapki.id/news/16190/ref
leksi-industri-kelapa-sawit-2019-dan prospek-2020.
Goh K. J., Chiu S. B., & Paramananthan S.
Agronomic Principles and Practices of Oil Palm Cultivation (Agricultural Crop Trust (ACT)).
Hasibuan M. A. M., dan Junaedi A. 2009. Manajemen Tenaga Kerja Panen Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Mentawak, PT Jambi Agro Wijaya, Bakrie Sumatera Plantation, Sorolangun, Jambi. Departemen Agronomi dan Hortikultura Institut Pertanian Bogor.
Humas PTPN1. 2018. Standar Panen Kelapa Sawit. [Diakses 22 Mei 2023]. Tersedia pada: https://ptpn1.co.id/artikel/standar- panen-kelapa-sawit.
Kurniawan I., dan Lontoh A. P. 2018. Manajemen Pemanenan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Divisi 2 Bangun Koling Estate, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Bul. Agrohorti. 6(1):151- 161.
Mukherjee, S. 2009. Health Effects of Palm Oil. J. Hum Ecol. 26(3):197- 203.
Pahan I. 2006. Kelapa Sawit (Manajemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir). Jakarta: Penebar Swadaya.
Pahan I. 2008. Panduan Lengkap Kelapa Sawit (Manajemen Agribisnis Hulu hingga Hilir). Penebar Swadaya: Jakarta.
Pusat Penelitian Kelapa Sawit. 2009. Budidaya Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan.
Sastrosayono S. 2006. Budidaya Kelapa Sawit. Tangerang: Agromedia Pustaka.
Setiawan E. 2009. Hubungan Unsur Iklim Terhadap Produktivitas Cabe Jamu (Piper retrofractum Vahl.) di Kabupaten Sumenep. Agrivigor.
(1):1–7.
Setyamidjaja D. 2006. Kelapa Sawit: Teknik Budidaya, Panen, dan Pengolahan. Yogyakarta: Kanisius.
SPKS. 2016. Standar Operasional Prosedur Manajemen Panen dan Pemasaran TBS. [Di akses 22 Mei 2023]. Tersedia pada:
https://spks.or.id/standar-operasional
-prosedur-spks.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















