Uji Mutu beberapa Jenis Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan Aceh Tengah

Authors

  • safwani maffirah Mahasiswa Program Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar
  • Dewi Junita Program Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar
  • Maulidin Fajri Program Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v19i2.3473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu hasil pengujian mutu beberapa jenis bubuk kopi yang terdapat di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan Aceh Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai bulan Oktober 2022 di Kabupaten Nagan Raya. Untuk Anlisis mutu bubuk kopi dilakukan di Laboratorium Analisis Pangan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala.Peneltian ini menggunakan metode survey dengan jumlah panelis terdiri dari 100 orang parameter penelitian ini terdiri dari uji citarasa dan uji mutu kimia beberapa jenis kopi arabika yang diproduksi di KBQ babruyyan. Uji citarasa ditentukan dengan pengujian organoleptik terdiri dari warna, aroma, rasa dan tekstur sementara itu analisis mutu kimia teridiri dari analisis kadar kafein yang ditentukan dengan menggunakan spektrofotometri Panjang gelombang 275nm. “Hasil penelitian menunjukkan bahwa tedapat perbedaan nilai pengujian organoleptik berdasarkan aroma, warna, rasa dan tekstur. Jenis kopi arabika specialty, premium, longbery, dan natural, menunjukkan skor teringgi untuk parameter aroma dengan kategori sangat suka,suka,netral,tidak suka,sangat tidak sukak. Hasil pengujian mutu kimia meunjukkan bahwa kadar kafein tertinggi terdapat pada jenis kopi natural, smentara kadar kafein terendah ditunjukkan oleh kopi arabika specialty.

Kata kunci : kopi arabika, Kafein,organoleptic.

References

Cheng et al., 2016. Influence of genotype and environment on coffee quality’, Trends in Food Science and Technology, pp. 20–30. doi: 10.1016/j.tifs.2016.09.003.

Direktorat Jenderal Perkebunan, 2014. Kopi. Jakrta: Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan. Available at: http://ditjenbun.pertanian.go.id.

Fitriyah et al., 2021. Intensitas Penyakit Busuk Batang Pada Tanaman Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Di Kecamatan Samboja. Jurnal Agroteknologi Tropika Lembab, 1(1) : 53-60.

Kuba (2015. ‘Antioxidant Activity of Dodecyl Gallate’, Journal of Agricultural and Food Chemistry. American Chemical Society, 50(12), pp. 3533–3539. doi: 10.1021/jf011250h.

Rendon et al., 2014. Impact of chemical changes on the sensory characteristics of coffee beans during storage. Food Chemistry, 147C, 279–286. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.201 3.09.123

Saputri et al., 2020. Saputri, M., Lioe, H. N., & Wijaya, C. H. (2020). Pemetaan Karakteristik Kimia Biji Kopi Arabika Gayo Dan Robusta Gayo. Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan, 31(1), 76–85. https://doi.org/10.6066/jtip.2020.31.1.7 6

Sepulveda, et al (2016. Mempelajari Proses Pengolahan Kopi Bubuk (Coffea canephora) Alternatif dengan Menggunakan Suhu dan Tekanan Rendah. IPB University.

Syah, Yusmanizar, dan Maulana, 2013. Karakteristik Fisik Bubuk Kopi Arabika Hasil Penggilingan Mekanis dengan Penambahan Jagung dan Beras Ketan. Teknologi Dan Industri Pertanian Indonesia, 5(1), 32–37. https://doi.org/10.17969/jtipi.v5i1.1000

Tenri, Baharuddin & Retno 2021. The determination of carbohydrate in coffee products using HPLC. 10th. Colloq, Chem, Coffee

Widodo et al., 2016. Pemanfaatan Ciri Gray Level CoOccurrence Matrix (GLCM) Citra Buah Jeruk Keprok (Citrus reticulata Blanco) untuk Klasifikasi Mutu’, Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 2(11), pp. 5769–5776.

Wilson dan Gilvold, 2018. Textbook of Organic Medical and Pharmaceutical Chemistry. Philadelphia: JB Lippincolt Company

Winarno, 2012. Pangan Gizi Teknologi dan Konsumen. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Downloads

Additional Files

Published

2023-10-23