Identifikasi beberapa Varietas Kelapa Sawit di PT ASN Kebun Batee Puteh
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v19i2.3471Abstract
Penelitian ini dilaksanakan di PT ASN kebun Batee puteh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi beberapa Varietas Tanaman Kelapa Sawit Di PT ASN. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan langsung di lapangan terhadap semua kegiatan yang berlangsung di perkebunan. Kegiatan yang berlangsung tiap harinya dituliskan dalam jurnal harian selaku KHL, pendamping mandor, dan pendamping asisten. Hasil penelitian di ketahui bahwa tinggi bibit pada varietas Socfindo tidak berbeda dengan tinggi bibit hasil penelitian, kecuali pada saat umur 8 MST tinggi bibit varietas di kebun PT ASN kebun Batee puteh (13.06 cm) lebih tinggi dibandingkan dengan varietas PPKS (12.74 cm dan 12.78 cm). Bahan tanam mempunyai karakteristik dan keunggulan pertumbuhan meninggi yang lambat dengan rata-rata laju pertumbuhan 50 cm/tahun (Socfindo, 2012). Begitu pula diameter batang bibit pada varietas Socfindo tidak berbeda dengan varietas di PPKS yaitu memiliki rata-rata ≤ 0.5 cm. Namun, jika dilihat pada jumlah daun, varietas PT. Socfindo memiliki jumlah daun yang lebih tinggi dibandingkan dengan varietas Varieatas malihat. Hal ini juga menjadi keunggulan pada varietas Socfindo karena pada umur 2.5 bulan bibit varietas DxP unggul Socfindo telah memiliki 3-4 helai daun sehingga dapat dipindah tanam ke main nursery maupun diangkut pembeli.
Kata kunci : PT ASN kebun Batee puteh, indentifikasi, Varietas Tanaman, Kelapa Sawit
References
Direktorat Jenderal Perkebunan. 2015. Rencana Strategis Direktorat Jenderal Perkebunan Tahun 2015-2019. Jakarta.
Gunawan, H. 2018. Uji Ketahanan Beberapa Varietas Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pada Tanah Salin di Main Nursery Diberi Asam Humat. Tesis. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Hidayat 2010. Uji Ketahanan Beberapa Varietas Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pada Tanah Salin di Main Nursery Diberi Asam Humat. Tesis. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Khair, H., J. S. Darmawati dan R. S. Sinaga. 2014. Uji Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Dura dan Varietas Unggul Dxp Simalungun (Elaeis guinensis jacq.) terhadap Pupuk Organik Cair di Main Nursery. Agrium. 18 (3).)
Kiswanto, J. H., Purwanta dan B. Wijayanto. 2008. Teknologi Budidaya Kelapa Sawit. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Badan Peneleitian dan Pengembangan Pertanian. Agro Inovasi Lampung.
Laporan Tahunan PT ASN Kebun Batee Puteh, 2022
PPKS. 2000. Pembibitan Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan.
Ratnasari. 2009. Kalibrasi kadar hara tanaman kelapa sawit belum menghasilkan dengan menggunakan metode sekat pertumbuhan terbaik. Skripsi.IPB, Bogor.
Sujadi., I. Pradiko , S. Rahutomo dan R. Farrasati. 2020. Prediksi Kemampuan Adaptasi Delapan Varietas Kelapa Sawit pada Cekaman Abiotik Akibat Perubahan Iklim Global. Jurnal Tanah dan Iklim. 44 (2) : 129-139. ISSN 1410-7244
Sunarko, 2008. Petunjuk Praktis Budidaya Dan Pengolahan Kelapa Sawit. Jakarta. Agromedia
Uttoro 2008. Metode Penelitian Kuantitatif : Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya, Kencana, Jakarta
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















