Pertumbuhan Beberapa Varietas Microgreens Bayam Merah pada Media Tanam Ultisol dan Bahan Organik
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v19i2.3357Abstract
Kegiatan budidaya tanaman secara indoor dengan menerapkan konsep pertanian kota atau urban farming dapat menjadi solusi terbatasnya lahan di wilayah perkotaan. Salah satu budidaya tanaman secara indoor yang menjadi urban farming saat ini yaitu microgreens. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pertumbuhan microgreens bayam merah terhadap berbagai varietas dan berbagai komposisi media tanam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2022 di Kebun Percobaan Pertanian (KP2) Universitas Bangka Belitung, Desa Balunijuk Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang memiliki 2 faktor perlakuan, faktor pertama yaitu jenis tanaman yang terdiri atas 3 varietas, yaitu: B1 (Delima), B2 (Baret Merah) dan B3 (Read Leaf). Media tanam sebagai faktor kedua yang terdiri atas 5 jenis media tanam, yaitu: M1 (Ultisol (40%) + Pupuk Kompos (60%)), M2 (Ultisol (40%) + Arang Sekam (60%)), M3 (Ultisol (40%) + Cocopeat (60%)), M4 (Ultisol (40%) : Kulit Kayu Pinus (60%)) dan M5 (Ultisol (40%) + Pakis Cacah (60%)). Hasil penelitian diuji dengan Uji Fisher (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Pertumbuhan bayam merah microogreens dengan media tanam dan bahan organik menunjukkan hasil yang baik pada peubah tinggi tanaman dan bobot basah yaitu pada varietas Delima (ultiol+cocopeat). Kombinasi perlakuan varietas dengan media tanam dan bahan organic yang memberikan pertumbuhan tinggi tanaman yang baik pada varietas Delima (utisol+cocopeat), sedangkan peubah bobot basah varietas Red Leaf (ultisol+cocopeat) memberikan hasil yang baik.References
Aisyah, Y. Rusdiansyah, dan Muhaimin. 2014. Pengaruh Pemanasan Terhadap Aktivitas Antioksidan Pada Beberapa Jenis Sayuran. J. Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia. 4(2):28-32.
Badan Pusat Statistika. 2021. Hasil Sensus Penduduk 2020. Diakses pada 08 November 2021 melalui https://www.bps.go.id/pressrelease/2021/01/21/1854/hasil-sensus-penduduk-2020.html.
Bariyyah, K., Suparjono S., dan Usmadi. 2015. Pengaruh Kombinasi Komposisi Media Organik Dan Konsentrasi Nutrisi Terhadap Daya Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L.). Planta Tropika: Journal of Agro Science. 3(2).
Ellis, PD. 2010. Membangun Kota Berkelas Dunia yang Mampu Bersaing dan Layak Huni. The World Bank. Diakses pada tanggal 21 Desember 2021 melalui https://documents1.worldbank.org/curated/en/190041468051239647/pdf/534820BRI0140u10Box345611B01PUBLIC1.pdf.
Hadisoeganda, AWW. 1996. Bayam Sayuran Penyangga Petani di Indonesia. Bandung: Monograft No. 4.
Handayani, SF, Asra, R, dan Ihsan, M. 2023. Pengaruh Tiga Macam Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Kecambah Jernang (Daemonorops draco (Willd.) Blume). Bio Sains: Jurnal Ilmiah Biologi. 2(2).
Jiang, C, Johkan, M, Hohjo, M, Tsukagoshi, S, Mario, T. 2017. A correlation analysis on chlorophyll content and SPAD value in tomato leaves. Hort Research. 71:37-42.
Kurniawan, M, Izzati, M, dan Nurchayati, Y. 2010. Kandungan Klorofil, Karotenoid, dan Vitamin C pada Beberapa Spesies Tumbuhan Akuatik. Bulletin Anatomi dan Fisiologi. 18(1).
Lingga, L. 2012. Cerdas Memilih Sayuran. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.
Manurung, FS, Nurchayati, Y. dan Setiari, N. 2020. Pengaruh Pupuk Daun Gandasil D Terhadap Pertumbuhan, Kandungan Klorofil Dan Karotenoid Tanaman Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss.). Jurnal Biologi Tropika. 3(1): 24-32.
Manurung, HP. 2021. Produksi Microgreens Tanaman Bayam Merah (Amaranthus Cruentus) Pada Media Tanam Campuran Tanah Dan Pasir Serta Penyiraman Dengan Air Cucian Beras. Palembang: Universitas Sriwijaya.
Maulid, RR, dan Laily, AN. 2015. Kadar Total Pigmen Klorofil dan Senyawa Antosianin Ekstrak Kastuba (Euphorbia pulcherrima) Berdasarkan Umur Daun. Seminar Nasional Konservasi dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 2015.
Mlodzinska, E. 2009. Survey of Plant Pigments: Molecular and Environmental Determinants of Plant Colors. Acta Biologica Gracoviensia Series Botanica. 51(1): 7-16.
Nur TP. 2021. Respon Microgreens Sawi (Brassica juncea L.) Pada Budidaya Indoor Terhadap Lama Penyinaran Led Dan Komposisi Media Tanam. Palembang: Universitas Sriwijaya.
Pebrianti, C, Ainurrasyid, RB, dan Purnamaningsih, SL. 2015. Uji Kadar Antosianin dan Hasil Enam Varietas Tanaman Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss) pada Musim Hujan. Jurnal Produksi Tanaman. 3(1): 27-33.
Sari, DA, dan Ariska, N. 2022. Efektivitas Pemberian Dosis Berbagai Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor). Jurnal Pertanian Agros. 24(3).
Senevirathne, GI, Gama-Arachchige, NS, Karunaratne, AM. 2019. Germination, Harvesting Stage, Antioxidant Activity And Consumer Acceptance Of Ten Microgreens. Ceylon Journal of Science. 48(1): 91– 96.
Sisriana, S., Suryani dan Sholihah, SM. 2021. Pengaruh Berbagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Kadar Pigmen Microgreens Selada. Jurnal Ilmiah Respati. 12(2).
Sriwahyuni, N. 2021. Respon Microgreens Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir.) Terhadap Berbagai Komposisi Media Tanam Dan Jarak Tanam Berbeda. Palembang: Universitas Sriwijaya.
Verlinden, S. 2020. Microgreens: Definitions, Product Types, And Production Practices. Horticultural Reviews. 47(1):85–124.
Xiao, Z, Lester, GE, Luo, Y, dan Wang, Q. 2012. Assessment of Vitamin and Carotenoid Concentrations of Emerging Food Products: Edible Microgreens. Journal of Agricultural and Food Chemistry. 60:7644–7651.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















