Efektifitas Pemupukan NPK dan Penggunaan Mulsa terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annum L.)
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v19i2.3302Abstract
Cabai merah besar (Capsicum annum L.) merupakan salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Saat ini permintaan pasar terhadap cabai merah terus mengalami peningkatan sedangkan produksi di dalam negeri masih rendah. Kebutuhan cabai merah besar saat ini cukup besar di Indonesia sehingga menjadikan cabai merah besar sebagai komoditi hasil pertanian yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemupukan NPK dan penggunaan mulsa terhadap pertumbuhan dan produksi cabai merah (Capsicum annum L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Faktor I : pemberian pupuk NPK (P) yang terdiri dari tiga taraf, yaitu : P0 = 0 kg/plot, P1 = 1,5 g/plot, dan P2 = 3,0 g/plot. Faktor II : pemberian mulsa (M) yang terdiri dari tiga taraf, yaitu : M0 = tanpa mulsa /plot, M1 = mulsa plastik/plot, dan M2 = mulsa jerami/plot. Parameter yang diamati Tinggi tanaman 2,4,6,MST (cm). Diametar Batang (mm) tanaman 2, 4 dan 6 mst juga berat buah. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan pemupukan NPK dan penggunaan mulsa berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 2 MST tetapi tidak berpengaruh nyata pada umur 4 MST dan perlakuan penggunaan mulsa berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 6 MST. Perlakuan pemupukan NPK dan penggunaan mulsa berpengaruh nyata terhadap diameter batang pada umur 2 MST dan perlakuan penggunaan mulsa pada umur 6 MST berpengaruh nyata terhadap diameter batang. Perlakuan pemupukan NPK dan penggunaan mulsa tidak berpengaruh nyata berat buah per plot.
References
Aditya, Arif Hendarto, Pangaribuan, Darwin, dan Hidayat, Kuswanta Futas. 2013. Pengaruh Penggunaan Mulsa Plastik Hitam Perak dan Jerami Padi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) di Dataran Tinggi. Jurnal Agrotek Tropika. 1(2):147–
Asep Harpenas, R. Dermawan. Budidaya Cabai Unggul. Jakarta: Penebar Swadaya. 2010.
BPS. (2020). Provinsi Sumatera Utara Dalam Angka: Penyediaan Data untuk Perencanaan Pembangunan. Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara.
Bachtiar, N. B. 2019. Pemanfaatan Mulsa Jerami Pada Tanaman Cabai. Cyber Extention.Kementanhttp://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/88514/PEMANFAATAN-MULSA-JERAMI-PADA-TANAMAN-CABE.
Gunadi dan Sulastrini, 2013, ‘Efektivitas penggunaan ulang mulsa plastik hitam perak terhadap pertumbuhan dan hasil cabai’.
Handayani, T. 2019. Manfaat Mulsa Pada Tanaman Cabai. Cyber Extention. Kementan. http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/78794/Manfaat-Mulsa-Pada-Tanaman-Cabai/
Heryani, N., B. Kartiwa., Y. Sugiarto dan T. Hamdayani. 2013. Pemberian Mulsa dalam Budidaya Cabai Rawit di Lahan Kering Dampaknya terhadap Hasil Tanaman dan Aliran Permukaan. J. Agron. Indonesia, 41 (2): 147-153.
Irfan. R. dkk. 2019. Makalah Pupuk dan Teknologi Pemupukan Faktor yang Mempengaruhi Pemupukan. Padang. Universitas Andalas.
Junaidi, Imam., Sartono Joko Santosa., Endang Sri Sudalmi. 2013. Pengaruh Macam Mulsa dan Pemangkasan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Semangka (CitrullusvulgarisSchard).J. Inovasi Pertanian12(2):67-78
Harpenas, Asep & R. Dermawan. 2010. Budidaya Cabai Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta.
Hayati, E. A. Halim Ahmad, dan Cut Taisir Rahman. 2010. Respon Jagung Manis (Zea mays, Sacharata Shout) Terhadap Penggunaan Mulsa dan Pupuk Organik. J. Agrista,14 (1):21-24.
Kusumasiwi A.W.P., S. Muhartini dan S. Trisnowati. 2012. Pengaruh Warna Mulsa Plastik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung (Solanum melongena L.) Tumpangsari dengan Kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.). Jurnal Vegetalika, 1(4): 1-10.
Muthalib. A, Noor. J. 2018. Pengaruh Pupuk NPK Mutiara dan Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata (L.) Wiczek) Varietas Lebat-3. ISSN P: 1412-6885.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















