Efektivitas Media Tanam PUKCAPEDIA Terhadap Pertumbuhan Tanaman Hias Sirih Brazil (Philodendron Hederaceum Brasil)
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v19i2.3289Abstract
Tanaman hias sirih brazil rentan terhadap pembusukan jika sirkulasi media tanam tidak baik dan mudah mengering serta terbakar jika media terlalu kering. Media tanam PUKCAPEDIA merupakan media tanam yang dapat menyimpan air dan memberikan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas media tanam PUKCAPEDIA terhadap pertumbuhan tanaman hias sirih brazil (Philodendron hederaceum brasil). Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pertumbuhan yang signifikan pada setiap parameter penelitian, seperti panjang batang utama, jumlah daun, lebar daun, diameter batang utama, dan panjang akar. Perlakuan T1 (Media tanam PUKCAPEDIA + Sekam Bakar = 1:1) menunjukkan pertumbuhan optimal pada panjang batang utama dan lebar daun. Perlakuan T2 (Media tanam PUKCAPEDIA + Sekam Bakar = 1:2) menunjukkan pertumbuhan optimal pada jumlah daun dan panjang akar. Perlakuan T3 (Media tanam PUKCAPEDIA + Sekam Bakar = 1:3) menunjukkan pertumbuhan optimal pada diameter batang.Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















