Pengaruh Formula Biopestisida (Fobio) sebagai PGPR terhadap Pertumbuhan Berbagai Kultivar Bawang Merah
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v19i2.3079Abstract
Bawang merah memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Penggunaan kultivar sangat berpengaruh terhadap peningkatan produksi. Formula biopestisida Fobio memiliki kemampuan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman karena adanya peran dari mikroorganisme sebagai Plant Growth Promoting Rhizomicroorganism (PGPR). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh biopestisida Fobio dalam meningkatkan pertumbuhan berbagai kultivar bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Desa Sukorejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. percobaan ini menggunakan rancangan petak terbagi dengan dua faktor, petak utama konsentrasi formula biopestisida (fobio) 3 taraf yaitu kontrol, 5 ml/liter, 10 ml/liter dan anak petak kultivar bawang merah 3 jenis yaitu Tajuk, Biru Lanchor, Super Philip. Parameter pengamatan pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan Biopestisida fobio konsentrasi 10 ml/liter mampu meningkatkan pertumbuhan masing-masing kultivar. Nilai rata-rata tertinggi parameter tinggi tanaman terletak pada faktor perlakuan konsentrasi biopestisida 10 ml/liter yaitu 34,24 cm dan faktor perlakuan kultivar super philip yaitu 32,02 cm. Nilai rata-rata tertinggi jumlah daun terletak pada perlakuan kombinasi K10BT yaitu 31,67 helai.References
Ayu, N. G., Rauf, A., dan Samudin, S. 2016. Pertumbuhan Dan Hasil Dua Varietas Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Pada Berbagai Jarak Tanam. J. Agrotekbis, 4(5), 530–536.
Badan Pusat Statistik. 2020. Produksi Tanaman Sayuran. BPS Jakarta. https://www.bps.go.id/indicator/55/61/2/produksi-tanaman-sayuran.html
Firmansyah, I., dan Sumarni, N. 2016. Pengaruh Dosis Pupuk N dan Varietas Terhadap pH Tanah, N-Total Tanah, Serapan N, dan Hasil Umbi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Tanah Entisols-Brebes Jawa Tengah. Jurnal Hortikultura, 23(4), 358. https://doi.org/10.21082/jhort.v23n4.2013. p358-364
Fitriana, I. N., Suryaminarsih, P., Mindari, W., dan Wiyatiningsih, S. 2020. Studi Pertumbuhan Multiantagonis Trichoderma Sp. Dan Streptomyces Sp. Dalam Suspensi Akar, Humat Cair Dan Ekstrak Kentang Gula. Berkala Ilmiah Agroteknologi - Plumula, 7(1), 25–32. https://doi.org/10.33005/plumula. v7i1.19
Gwinn, K. D. 2018. Bioactive Natural Products in Plant Disease Control. In Studies in Natural Products Chemistry (1st ed., Vol. 56). Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/B978-0-444-64058-1.00007-8
Istina, I. N. 2016. Peningkatan Produksi Bawang Merah Melalui Teknik Pemupukan NPK. Jurnal Agro, 3(1), 36–42. https://doi.org/10.15575/810
Jasmi, Sulistyaningsih, E., dan Indradewa, D. 2013. Pengaruh Vernalisasi Umbi Terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Pembungaan Bawang Merah (Allium cepa L. Aggregatum group) di Dataran Rendah. Ilmu Pertanian (Agricultural Science), 16(1), 42–57.
Kartinaty, T., Hartono, H., dan Serom, S. 2018. Penampilan Pertumbuhan Dan Produksi Lima Varietas Bawang Merah ( Allium ascalonicum ) di Kalimantan Barat. Buana Sains, 18(2), 103. https://doi.org/10.33366/bs.v18i2.1183
Kasim, N., Haring, F., Asis, B., dan Amin, A. R. 2021. Pertumbuhan Dan Produksi Tiga Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Berbagai Konsentrasi Bioslurry Cair. Jurnal Agrivigor, 12(1), 18–28. https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/14317%0Ahttps://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/14317/7039
Maharijaya, A., Harti, H., Nuryana, F. I., Rosyidin, C., Suryo, Helmi, Sulistyono, A., dan Akat. 2015. Deskripsi Bawang Merah Varietas Tajuk. Kementerian Pertanian.
Mehran, M., Kesumawaty, E., dan Sufardi, S. 2016. Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L) Pada Tanah Aluvial Akibat Pemberian Berbagai Dosis. Jurnal Floratek, 11, 117–133. http://e-repository.unsyiah.ac.id/floratek/article/view/7457
Rahayu, D. R., Wiyatiningsih, S., & Suryaminarsih, P. (2021). Pengaruh Perendaman Bibit Bawang Merah Dengan Formulasi Biopestisida Untuk Mengendalikan Penyakit Moler (Fusarium oxysporum). Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 19(2), 121–129. https://doi.org/10.32528/agritrop.v19i2.6337
Rojikin, mohammad khoirur, Wiyatiningsih, S., dan Sriharijani, W. 2021. Formula Biopestisida Sebagai Pengendali Dan Penginduksi Ketahanan Kultivar Jeruk Pamelo (Citrus maxima (Burm.) Merr) Terhadap Penyakit Blendok Skripsi. Outher Thesis Upnv Jatim, 44–54.
Wahyuningsih, E., Herlina, N., dan Tyasmoro, S. Y. 2017. Pemberian Pgpr ( Plant Growth Promoting Rizhobacteria ) Dan Pupuk Kotoran Kelinci Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah ( Allium ascalonicum L .). Jurnal Produksi Tanaman, 5(4), 591–599.
Wiyatiningsih, S., dan Sukaryorini, P. 2009. Peningkatan Hasil dan Ketahanan Kultivar Bawang Merah terhadap Fusarium oxysporum f.sp. cepae Penyebab Penyakit Moler Menggunakan Formula Suspensi Mikroorganisme. 75–80.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















