KINERJA PEMASARAN JERUK SIAM DI KABUPATEN JEMBER, JAWA TIMUR (Marketing Work of Tangerine in Jember Regency, East Java)
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v13i9.278Abstract
Salah satu jenis buah yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia hingga saat ini adalah buah jeruk siam dengan rasa buahnya yang segar, banyak mengandung vitamin, harganya sangat terjangkau dan mudah didapatkan di mana saja. Salah satu daerah sentra produksi jeruk siam di Indonesia adalah Kabupaten Jember, Jawa Timur yang mempunyai potensi produksi sebesar 10.225.435 Kw dari jumlah tanaman yang menghasilkan sebanyak 3.107.098 pohon. Besarnya tingkat potensi produksi tersebut perlu diikuti dengan sistem pemasaran yang baik untuk meningkatkan nilai tambah produk, namun demikian masih saja terjadi banyak masalah dalam pengelolaan pemasaran jeruk siam ini. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan informasi tentang kinerja pemasaran jeruk siam di Kabupaten Jember ditinjau dari aspek struktur pasar, perilaku pasar dan keragaan pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pemasaran jeruk siam di Kabupaten Jember masih belum efisien, karena berdasarkan struktur pasarnya belum mencapai pasar bersaing sempurna; berdasarkan perilaku pasar, rantai pemasaran yang terbentuk relatif cukup panjang; dan berdasarkan keragaan pasarnya, nilai biaya dan keuntungan bervariasi, serta share harga yang diterima petani masih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa tingginya harga jual jeruk siam sampai di pasar eceran tidak tertransmisikan dengan baik ke tingkat petani, sehingga petani tetap memperoleh bagian harga yang kecil dan berfluktuasi.
Kata Kunci : struktur pasar, perilaku pasar, keragaan pasar
Downloads
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















