KAJIAN FREKUENSI PEMBERIAN AIR DAN MACAM PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUMIS KUCING
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v13i8.269Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji interaksi antara frekuensi pemberian air dan macam pupuk organik serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kumis kucing. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2008 bertempat di Rumah Kaca dan Laboratorium Ekologi dan Manajemen Produksi Tanaman Fakultas Pertanian UNS. Penelitian disusun secara faktorial dan diacak dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAKL) yang dikelompokkan berdasarkan perbedaan jumlah ruas pada bibit tanaman, dengan 2 faktor perlakuan yaitu frekuensi pemberian air dan macam pupuk organik. Frekuensi pemberian air (air diberikan hingga mencapai 100% kapasitas lapang) terdiri atas 3 taraf yaitu 1 hari sekali, 2 hari sekali, 3 hari sekali. Macam pupuk organik terdiri atas 3 macam yaitu pupuk kotoran kambing, pupuk kompos (fine compost), pupuk kascing. Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Variabel pengamatan meliputi : tinggi tanaman, jumlah daun, kandungan klorofil, luas daun, berat kering total, berat simplisia. Data pengamatan dianalisis dengan Uji F taraf 1% dan 5%, dan jika terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan’s (DMRT) taraf 5%. Selain itu, dilakukan uji korelasi untuk mengetahui keeratan hubungan antara variabel yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara frekuensi pemberian air dan macam pupuk organik pada variabel luas daun dan berat kering total. Frekuensi pemberian air berpengaruh nyata terhadap kandungan klorofil. Macam pupuk organik berpengaruh nyata terhadap variabel luas daun dan berat kering total. Frekuensi pemberian air maupun macam pupuk organik tidak berpengaruh nyata terhadap berat simplisia. Jumlah daun dan luas daun berkorelasi positif terhadap berat kering total tanaman.
Kata Kunci : kumis kucing, frekuensi pemberian air, pupuk organik
Downloads
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















