UJI DAYA HASIL DAN PERTUMBUHAN BEBERAPA GENOTIPE MELON ( Cucumis melo L.) HIBRIDA DI KABUPATEN PEKALONGAN
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v13i8.268Abstract
Melon merupakan salah satu tanaman buah-buahan yang disukai masyarakat luas. Cita rasabuahnya manis, khas dan beraroma harum, sehingga melon sering dipakai sebagai menu pesta. Disamping
itu kandungan gizinya tinggi seperti vitamin dan mineral sangat diperlukan oleh manusia. Produksi buah
melon dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Namun demikian masih dijumpai permasalahan
dalam budidaya melon, salah satunya adalah masalah benih. Biaya pembelian benih mencapai 20% dari
total biaya produksi buah melon. Tindakan yang dapat dilakukan untuk memperoleh benih unggul adalah
menciptakan varietas baru melalui proses pemuliaan tanaman. Saat ini masih dilakukan uji multilokasi
dari beberapa genotipe melon di kabupaten Pekalongan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pertumbuhan dan produksi beberapa genotipe tanaman melon. Penelitian dilaksanakan di
Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, mulai bulan Maret sampai dengan bulan
Juni 2009. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL)
faktor tunggal dengan tiga ulangan. Faktor yang dicoba adalah beberapa genotipe melon yaitu IPB-MH7
(V1), IPB-MH307 (V2), IPB-MH302 (V3), Apollo (V4), dan Golden Langkawi (V5). Variabel yang
diamati meliputi diameter batang, umur berbunga, ketebalan daging buah, kadar gula, panjang buah, bobot
buah, dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukan bahwa genotipe tanaman melon yang diuji
mempunyai pengaruh berbeda nyata terhadap diameter batang, umur berbunga dan panjang buah.
Genotipe IPB-MH 307 (V2) mempunyai diameter batang paling besar, umur berbunga paling singkat, dan
panjang buah paling panjang dibanding genotipe yang lain.
Kata kunci : Genotipe melon, Uji daya hasil, Benih
Downloads
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















