BUDI DAYA JAGUNG DAN UPAYA SOSIALISASI TEKNOLOGI
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v13i8.265Abstract
Selain sebagai sumber karbohidrat dan bahan baku industri pakan dan pangan, Jagung mempunyai peluang eksport yang sangat besar. Karena Negara penghasil jagung mulai membatasi eksportnya berkait masalah energi minyak yang makin langka di Dunia. Saat ini rata-rata produktivitas jagung Nasional baru mencapai sekitar 3,4 ton/ha padahal hasil penelitian ada yang mencapai 10,0 ton/ha, Ini disebabkan masih tingginya kesenjangan aplikasi teknologi bercocok tanam jagung petani dengan hasil-hasil Penelitian. Pemerintah dan semua fihak terkait harus mengetahuinya dan sekaligus mengupayakan dapat terdeseminasi/teradopsinya paket-paket teknologi kepada para petani sehingga produktivitas Nasional dapat ditingkatkan yang sekaligus mampu meningkatkan pendapatan petani. Saat ini paket-paket teknologi seperti : Waktu dan Pola tanam, Penyiapan lahan, Varietas komposit dan hibrida terbaru, Populasi dan Cara Tanam, Pemupukan (Waktu dan Cara pemberian pupuk), Sistem pengairan yang baik, Pengendalian gulma, Pengendalian Hama dan Penyakit serta Cara panen yang tepat telah banyak dirumuskan dari hasil-hasil Penelitian di beberapa Daerah. Kenyataan di lapangan para petani masih banyak menemui kendala dalam mengaplikannya, baik berkait terbatasnya modal, kelangsungan/ketersediaan bibit, mahalnya harga pupuk, Iklim yang tidak menentu dan yang lain. Untuk itu tindakan yang harus dilakukan adalah melakukan upaya promosi, sosialisasi dan penyuluhan/bimbingan Paket-paket teknologi yang tepat, baik mencakup aspek teknis, aspek Sosial budaya, aspek ekonomi, aspek lingkungan, aspek ergonomik, aspek moral, aspek Keselamatan, agar terjadi keserasian antara penerapan teknologi petani di Pedesaan yang biasa dilakukan dengan paket-paket teknologi baru dari hasil-hasil Penelitian. Oleh kerena itu perlu penyempurnaan Kelembagaan petani di Pedesaan demi mencapai upaya kemitraan yang lebih serasi/kompatibel dengan Lembaga-lembaga Ekonomi/ Bisnis yang diciptakan Pemerintah atau Swasta.
Kata Kunci : teknologi, jagung, adopsi.
Downloads
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















