VARIASI JUMLAH KLOROPLAS DAN KROMOSOM TANAMAN JERUK SIAM PONTIANAK HASIL PERLAKUAN COLCHICIN
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v13i8.264Abstract
Perbaikan kualitas jeruk siam perlu dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas buah sebagai buah komsumsi domestik dan peningkatan ekspor. Perbaikan kualitas dapat dilakukan melalui pemuliaan tanaman sehingga produk yang diperoleh dapat stabil dan mewaris. Pemuliaan tanaman jeruk di Balitjestro telah melakukan penelitian penggandaaan kromosom dengan aplikasi colchisin pada fase kalus varietas jeruk siam pontianak untuk mendapatkan karakter tanaman vigor dan kualitas buah lebih baik. Colchisin merupakan salah satu senyawa yang dapat menyebabkan terjadinya poliploidi dimana organisme memiliki tiga atau lebih set kromosom dalam sel-selnya. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui variasi jumlah kloroplas dan kromosom jeruk siam pontianak setelah perlakuan colchisin dengan beberapa dosis konsentrasi dan lama perendaman. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai indikator keberhasilan perlakuan colchisin dan seleksi awal terhadap populasi tanaman colchiploid. Bahan tanaman yang digunakan dalam penelitian ini adalah 16 tanaman jeruk siam pontianak hasil perlakuan colchisin dengan dosis (0,01%, 0,10% dan 0,15%) dan kontrol. Pengamatan dilakukan terhadap jumlah kloroplas dan jumlah kromosom tanaman colchiploid. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat variasi jumlah kloroplas (14 – 21) dan kromosom (8 – 25) tanaman colchiploid yang diamati.
Kata kunci: Siam Pontianak (Citrus nobilis), colchicin, kloroplas, kromosom
Downloads
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















