Pengolahan Pasca Panen Buah Tomat (Solanum Lycopersicum) menggunakan Dengan Edible Coating Berbahan Dasar Pati Batang Talas (Colocasia Esculenta)

Authors

  • Sukarman Hadi Jaya Putra Universitas Nusa Nipa

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v18i1.1879

Abstract

Buah tomat yang telah dipanen hanya dapat mempertahankan kesegarannya maksimal 1 minggu, karena buah masih bisa melakukan metabolisme menggunakan cadangan makanan yang tersimpan di daging buah. Jika lewat dari waktu tersebut, maka buah akan menurun kualitasnya bahkan bisa rusak dan busuk. Oleh karena itu diperlukan penanganan pasca panen dalam upaya mempertahankan masa simpan dan kualitas eksternal dan internal buah tomat. Cara yang tepat adalah menggunakan edible coating yang berbahan dasar alami, seperti pati batang talas. Batang talas memiliki kandungan tannin dan saponin yang dapat membunuh sel bakteri. Penelitian ini adalah salah satu bentuk riset yang dilakukan dengan menguji edible coating berbahan dasar pati talas dengan beberapa konsentrasi terhadap daya simpan buah tomat. Rancangan riset yang digunakan adalah dengan model penelitian deskriptif kuantitatif berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  enam konsentrasi berbeda konsentrasi untuk pati batang talas yaitu 0 % , 3 % dan 6 %. Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali ulangan. Jadi jumlah unit perlakuan adalah 20. Buah tomat yang digunakan sudah berumur 7 hari setelah petik. Perendaman menggunakan edible coating dilakukan selama 24 jam, selanjutnya disimpan di ruangan terbuka selama 7 hari. Parameter yang diamati adalah lama penyimpanan dan susut bobot buah tomat. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan edible coating berbahan dasar pati talas dengan konsentrasi 3 % dan 6 % berdampak signifakan (P<0,05) terhadap susut bobot dan daya simpan buah tomat. Buah tomat yang disimpan dengan perlakuan edible coating mampu bertahan lebih lama hingga 14 hari pada suhu ruangan ( 28 C0 ) dibandingkan dengan buah tomat yang tidak mendapatkan perlakuan edible coating berbahan dasar pati batang talas

Author Biography

Sukarman Hadi Jaya Putra, Universitas Nusa Nipa

Program Studi Pendidikan Biologi

References

Beikzadeh, S., Khezerlou, A., Jafari, S. M., Pilevar, Z., & Mortazavian, A. M. (2020). Seed mucilages as the functional ingredients for biodegradable films and edible coatings in the food industry. Advances in Colloid and Interface Science, 280, 102164. https://doi.org/10.1016/j.cis.2020.102164

Bilbao-Sainz, C., Sinrod, A. J. G., Dao, L., Takeoka, G., Williams, T., Wood, D., Chiou, B. Sen, Bridges, D. F., Wu, V. C. H., Lyu, C., Powell-Palm, M. J., Rubinsky, B., & McHugh, T. (2021). Preservation of grape tomato by isochoric freezing. Food Research International, 143(February), 110228. https://doi.org/10.1016/j.foodres.2021.110228

Christina Winarti, Miskiyah, dan W. (2012). Teknologi Produksi Dan Aplikasi Pengemas Edible Antimikroba. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 31(3), 85–93.

Ghosh, M., & Singh, A. K. (2022). Potential of engineered nanostructured biopolymer based coatings for perishable fruits with Coronavirus safety perspectives. Progress in Organic Coatings, 163(August 2021), 106632. https://doi.org/10.1016/j.porgcoat.2021.106632

Gunaeni, N., & Purwati, E. (2013). Uji Ketahanan terhadap Tomato Yellow Leaf Curl Virus pada Beberapa Galur Tomat. Jurnal Hortikultura, 23(1), 65. https://doi.org/10.21082/jhort.v23n1.2013.p65-71

Gutiérrez, T. J. (2017). Effects of exposure to pulsed light on molecular aspects of edible films made from cassava and taro starch. Innovative Food Science and Emerging Technologies, 41(January), 387–396. https://doi.org/10.1016/j.ifset.2017.04.014

Hernalsteens, S. (2020). Edible films and coatings made up of fruits and vegetables. In Biopolymer Membranes and Films. Elsevier Inc. https://doi.org/10.1016/b978-0-12-818134-8.00024-9

Ketty Suketi, Roedhy Poerwanto, Sriani Sujiprihati, W. D. W. (2010). Studi Karakter Mutu Buah Pepaya IPB. J. Hort. Indonesia, 1(1), 17–26.

Laily, N. (2013). Pengaruh jenis pati sebagai bahan dasar edible coating dan suhu penyimpanan terhadap kualitas stroberi (Fragaria x ananassa) var.rosa linda [Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.]. http://etheses.uin-malang.ac.id/489/

Miskiyah, Widianingrum, C. W. (2018). Edible Coating Berbasis Pati Sagu dan Vitamin C Untuk Meningkatkan Daya Simpan Paprika Merah (Capsicum Annum Var. Athena). In Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian (Vol. 8, Issue 1, pp. 39–46). https://doi.org/10.21082/jpasca.v8n1.2011.39-46

Misni, Nurlina, & Syahbanu, I. (2017). Pengaruh penggunaan edible coating berbahan pati talas dan kitosan terhadap kualitas kerupuk basah khas kapuas hulu selama penyimpanan. J. Kimia Khatulistiwa, 7(1), 10–19.

Pandey, V. K., Islam, R. U., Shams, R., & Dar, A. H. (2022). A comprehensive review on the application of essential oils as bioactive compounds in Nano-emulsion based edible coatings of fruits and vegetables. Applied Food Research, 2(1), 100042. https://doi.org/10.1016/j.afres.2022.100042

Pangesti, A. D., Rahim, A., & Hutomo, G. S. (2014). Karakteristik Fisik , Mekanik Dan Sensoris Edible Film Dari Pati Talas Pada Berbagai Konsentrasi Asam Palmitat. Jurnal Agrotekbis, 2(6), 604–610.

Pelissari, F. M., Ferreira, D. C., Louzada, L. B., Dos Santos, F., Corrêa, A. C., Moreira, F. K. V., & Mattoso, L. H. (2018). Starch-based edible films and coatings: An eco-friendly alternative for food packaging. In Starches for Food Application: Chemical, Technological and Health Properties. Elsevier Inc. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-809440-2.00010-1

Putra, S. H. J. (2018). Profil High Density Lipoprotein (HDL) Dan Low Density Lipoprotein (LDL) Serum Puyuh Jepang (Coturnix-Coturnix Japonica L.) Setelah Pemberian Suplemen Serbuk Kunyit (Curcuma Longa L.). Biota, 11(1), 26–39.

Putra, S.H.J., dan Tiring. S. S. N. D. (2021). The effectiveness of soaking Moringa leaves ( Moringa oleifera L ) on the internal quality of chicken eggs Gallus gallus domestica. Jurnal Biologi Tropis, 21(3), 838–844.

Rahmawati, W., Kusumawati, Y. A., & Aryanti, N. (2012). Alternatif Sumber Pati Industri Di Indonesia. Jurnal Teknologi Kimia Dan Industri, 1(1), 347–351.

Rinaldi Febrianto Sinaga, Gita Minawarisa Ginting, M. Hendra S Ginting, & Rosdanelli Hasibuan. (2014). Pengaruh Penambahan Gliserolterhadap Sifat Kekuatan Tarik Dan Pemanjangan Saat Putus Bioplastik Dari Pati Umbi Talas. Jurnal Teknik Kimia USU, 3(2), 19–24. https://doi.org/10.32734/jtk.v3i2.1608

Saha, T., Hoque, M. E., & Mahbub, T. (2020). Biopolymers for Sustainable Packaging in Food, Cosmetics, and Pharmaceuticals. In Advanced Processing, Properties, and Applications of Starch and Other Bio-Based Polymers. Elsevier Inc. https://doi.org/10.1016/b978-0-12-819661-8.00013-5

Suhery, W. N., Anggraini, D., & Endri, N. (2015). Pembuatan Dan Evaluasi Pati Talas (Colocasia esculenta Schoot) Termodifikasi dengan Bakteri Asam Laktat (Lactobacillus sp). Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 1(2), 207. https://doi.org/10.29208/jsfk.2015.1.2.36

Tursilawati, S., Damanhuri, & Purnamaningsih, S. L. (2016). THE YIELD POTENTIAL TRIALS OF ORGANIC TOMATO ( Lycopersicum esculentum Mill .). Jurnal Produksi Tanaman, 4(4), 283–290.

Widyaningrum, Winarti Christina, M. (2015). Edible Coating Based on Sago Starch with Antimicrobe Addition of Lemongrass Oil on Red Bell Pepper : Agritech, 35(1), 53–60.

Yu, Z., Yin, Y., Zhao, W., Yu, Y., Liu, B., Liu, J., & Chen, F. (2011). Novel peptides derived from egg white protein inhibiting alpha-glucosidase. Food Chemistry, 129(4), 1376–1382. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2011.05.067

Downloads

Published

2022-04-11