Patogen Tular Benih pada Praktek Penyimpanan dan Uji Mutu Benihnya

Authors

  • Annisa Adelia Nur Rahmawati Horticulture Department

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v18i1.1730

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi adanya patogen tular benih, dalam proses penyimpanan benih yang kurang tepat, pada alur produksi benih. Patogen tular benih dapat berupa bakteri, cendawan, virus dan nematoda. Benih yang telah terinfeksi oleh patogen, akan menjadi faktor pembatas dalam mennetukan keberhasilan budidaya pertanian.    Identifikasi patogen tular benih melalui uji kesehatan benih dapat meminimalisir persebaran patogen. Praktek penyimpanan yang disesuaikan dengan jenis dan kondisi benih, diharapkan dapat mempertahankan kualitas dan kuantitas benih selama masa penyimpanan hingga ke tangan konsumen.

References

Djuariah, Diny. Tata Cara Produksi Benih Inti Cabai. Iptek Tanaman Sayuran No. 018, Agustus 2017. Balai Penelitian Tanaman Sayuran.Bandung. 2017

Harahap, Anthoni., Titiek Siti Yuliani., Widodo. “Deteksi dan Identifikasi Cendawan terbawa Benih pada Brassicaceae”. Jurnal Fitopatologi Indonesia. ISSN 0215-7950.IPB. Bogor.

Gunaeni, Neni. Pengendalian Hama dan Patogen Secara Fisik dan Mekanik pada Produksi Bawang Daun (Allium fistolosum L). Agrin Vol.19, No.1 April 2015. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Bandung.2015.

Mutiarawati, Tino. Penanganan Pasca Panen Hasil Pertanian. Workshop Pemandu Lapangan I (PL-1) Sekolah Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian. 2007 https://pustaka.unpad.ac.id/wpcontent/uploads/2009/11/penanganan_pasca_panen_hasil_pertanian.pdf

Supriadi. 2011. Penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum): Dampak, bioekologi, dan peranan teknologi pengendaliannya. Pengembangan Inovasi Pertanian 4(4): 279–293

Downloads

Additional Files

Published

2022-04-11