Pengaruh Lama Perendaman Dan Konsentrasi Larutan Rootone F Terhadap Pertumbuhan Stek Murbei (Morus Sp.)

Authors

  • Nur Efendi Universitas Pekalongan
  • Eka Adi Supriyanto Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v17i1.1433

Abstract

Tanaman  murbei merupakan tanaman yang berpengaruh dalam kegiatan budidaya ulat sutera. Penelitian bertujuan untuk mengetahui lama perendaman dan konsentrasi larutan Rootone F terhadap pertumbuhan stek murbei dan interaksinya. Penelitian dilaksanakan di Desa Tegalsari Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Faktor pertama lama perendaman (1 jam, 2 jam, dan 3 jam), faktor kedua konsentrasi larutan Rootone F Terhadap (0 mg/l, 150 mg/ l , 300 mg/ l, dan 450 mg/ l). Data dianalisa dengan uji F dan jika berbeda nyata dilakukan uji lanjut dengan BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman berbeda sangat nyata terhadap saat munculnya akar dan bobot basah tanaman, berpengaruh nyata pada variabel saat munculnya tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar, panjang akar terpanjang, bobot basah akar, bobot kering akar, bobot basah tanaman, berbeda tidak nyata terhadap presentase keberhasilan stek, lama perendaman stek murbei terbaik 2 jam. Konsentrasi larutan Rootone F berbeda sangat nyata terhadap semua variabel yang di amati kecuali presentase keberhasilan stek, Konsentrasi Larutan Rootone F 300 mg/l. Interaksi Lama Perendaman dan Konsentrasi Larutan Rootone F berbeda sangat nyata terhadap saat munculnya tunas, saat munculnya akar, jumlah akar, panjang akar terpanjang, bobot basah tanaman, berbeda nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah akar dan berat kering akar, berbeda tidak nyata pada presentase keberhasilan stek. Interaksi terbaik dicapai lama perendaman 2 jam dengan Konsentrasi Rootone F 300 mg/ l.

Kata kunci: konsentrasi, lama perendaman, murbei Rootone F

References

Andadari, L. 2005. Pengaruh Cendawan Mikoriza Arbuskula terhadap PertumbuhanStek Murbei (Morus albaL). Jurnal Penelitian Hutan danKonservasi Alam, 2 (3) : 269-275.

Andadari, L., S. Pudjiono, Suwandi dan T. Rahmawati. 2015. Buku Seri Iptek V Kehutanan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peningkatan Produktivitas Hutan. Bogor.

Handriatni, A. 1994. Pengaruh Konsentasi dan Lama Perendaman Atonik Pada Pertumbuhan Stek Melati Putih (Jasminum sambac). Laporan Penelitian Fakultas Pertanian. Universitas Pekalongan, Pekalongan.

Jumin, H. B. 2002. Dasar-Dasar Agronomi. PT. Raja Grafindo. Jakarta.

Saddul, D., Jelan, Z.A., Liang, J.B. and Halim, R.A. (2004). The Potential of Mulberry (Morus alba) as a Fodder Crop: The Effect of Plant Maturity On Yield, Persitance, and Nutrient Composition of Plant Fractions. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 17 (12): 1657-1662.

Sanchez, M.D. (2002). “World Distribution and Utilization of Mulberry and its Potential for Animal Feeding”. In: Mulberry for Animal Production. (Ed. Sanchez, M.D). Animal Production and Health Paper No. 147. FAO, Rome, Italy. pp. 1-9.

Sudrajat, H. Dan S. Waluyo. 2011. Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Perendaman Rootone F Pada Pertumbuhan Pule Pandak. Balai Besar Penelitian Dan Perkembangan Obat Dan Tanaman Obat. Surakarta.

Suprapto, A. 2014. “ Auksin ; Zat Pengatur tumbuh penting meningkatkan mutu stek tanaman “ Jurnal Vol.21, No 1: 81 – 90. Universitas Tidar magelang.

Suryaningsih. 2004. Pengaruh Jenis Zat Pengatur Tumbuh dan Media Tanam terhadap Pertumbuhan Stek Lada (Piper nigrum L.). Skripsi. UNS Press, Surakarta.

Pudjiono S. 2000. Pelatihan Usaha Tani Persuteraan Alam Budidaya Murbei. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Sleman, Yogyakarta.

Putra, F., Indriyanto dan Melya Riniarti. 2014. Keberhasilan Hidup Stek Pucuk Jabon Dengan Pemberian Beberapa Konsentrasi Rootone F. Jurnal Sylva Lestari Vol.2 No. 2 : 33-40. Universitas Lampung.

Rochiman, K dan Harjadi, S. S. 1973.Pembiakan Vegetatif. Departemen Agronomi. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Downloads

Published

2021-05-27