Pengaruh Dosis Mikoriza Dan Macam Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Dibawah Tegakan Tanaman Karet
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v16i1.1196Abstract
Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh dosis mikoriza serta macam varietas yang sesuai untuk pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.) di bawah tegakan tanaman karet telah dilakukan di Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Pada bulan mei sampai juli 2018. Rancangan yang digunakan adalah RAK (Rancangan Acak Kelompok). Faktor dosis mikoriza : 0 g/tanaman (D0), 7,5 g/tanaman (D1), 15 g/tanaman (D2), 22,5 g/tanaman (D3), faktor macam varietas : Talam 1 (V1), Tuban (V2), Kancil (V3). Data dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, jumlah bunga, jumlah polong, berat basah polong, berat kering polong, berat 100 polong, jumlah akar, panjang akar terpanjang, jumlah bintil akar. Dosis mikoriza berbeda nyata dan sangat nyata terhadap variabel jumlah bunga, jumlah polong, berat basah polong, berat kering polong, berat 100 polong, jumlah bintil akar. Dosis terbaik 15 g/tanaman (D2). Macam varietas kacang tanah berbeda nyata dan sangat nyata terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah bunga, jumlah polong, berat basah polong, berat kering polong, berat 100 polong, jumlah bintil akar. Varietas terbaik Talam 1 (V1). Interaksi antara dosis mikoriza dengan macam varietas kacang tanah berbeda nyata terhadap variabel berat basah polong, berat kering polong, berat 100 polong, jumlah bintil akar. Hasil terbaik pada interaksi dosis 15 g/tanaman dengan Talam 1 (D2V1).
Kata kunci : varietas kacang tanah, dosis mikoriza, di bawah tegakan karet
References
Gardner, F.P, 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Hakim, N., M. Yusuf, Nyakpa, Sutopo, G., A.M. Lubis, M.Rusdi, Amin, D., Go Bang Hong dan H. Bailey. 2000. Dasar Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung, Lampung.
Husin, Eti Parda., Auzar, S., Kasli. 2012. Mikoriza Sebagai Pendukung Sistem Pertanian Berkelanjutan Dan Berwawasan Lingkungan. Padang: Andalas University Press,
Jazilah. S. 2015. Prosiding Seminar Nasional Pangan, Energi, dan Lingkungan. Pekalongan.
Parnata, S.A, 2005. Pupuk Organik Cair Aplikasi dan Manfaatnya. Penerbit PT Agromedia Pustaka, Jakarta.
Parvan, A. 2012. Agricultural technology adoption: Issues for consideration when scaling-up. The Cornell Policy Review, 2012. Cornell University, Ithaca, NY.
Poerwanto, R. 2003. Budidaya Buah-buahan: Proses Pembungaan dan Pembuahan. Bahan Kuliah. Fakultas Pertanian, IPB. Bogor. 44 hal
Purba, F.H.K. 2012. Potensi pengembangan kacang tanah dalam peluang usaha diberbagai daerah Indonesia. (Online) http://heropurba. Blogspot .com/2012/11/potensi-pengembangankacang-tanah-dalam.html. Diakses pada 26 januari 2018.
Sumarno and M. Muchlish Adi. 1995. Overview groundnut on–farm research in Indonesia. pp. 111. In T. Adisarwanto, N. Saleh and Sumarno (eds). On–Farm Research for Groundnut and Pigeonpea Production Technique in Indonesia. Collaborative Res. CRIFC and CLAN/ICRISAT. MARIF, Malang. 130 p.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















