Pengaruh Konsentrasi Asam Salisilat dan Jenis Kemasan Terhadap Daya Simpan Buah Pisang Raja Bulu (Musa paradisiaca (L) var. Sapientum)

Authors

  • Feri Arya Arisanta Universitas Pekalongan
  • Ari Handriatni universitas pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v16i1.1176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam salisilat dan jenis kemasan terhadap daya simpan buah pisang raja bulu. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fakultas Pertanian, Universitas Pekalongan. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 2 faktorial dengan ulangan 3 kali. Data dianalisis dengan uji F dan jika terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5 %. Faktor pertama konsentrasi asam salisilat meliputi tanpa asam salisilat, 1 g/l asam salisilat, 2 g/l asam salisilat, dan 3 g/l salisilat, faktor kedua jenis kemasan meliputi plastik polietilen (PE), plastik polipropilen (PP), dan kardus karton. Variabel yang diamati meliputi  kekekerasan, luas spot hitam, tingkat kerusakan, umur simpan, berat susut, kadar air pisang, laju respirasi, asam tertirasi total, kandungan vitamin C, padatan terlarut total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi asam salisilat berbeda sangat nyata terhadap semua variabel yang diamati. Perlakuan jenis kemasan berbeda sangat nyata terhadap semua variabel yang diamati kecuali tidak berbeda nyata pada variable kekerasan, kadar air dan asam tertitrasi total. Interaksi konsentrasi asam salisilat dan jenis kemasan berbeda sangat nyata pada variabel tingkat kerusakan, umur simpan dan laju respirasi, berbeda nyata pada variabel luas spot hitam. Interaksi terbaik dicapai pada konsentrasi asam salisilat 2 g/l dan jenis kemasan plastik polietilen (PE). Perlakuan konsentrasi asam salisilatberpengaruh meningkatkan lama umur simpan buah pisang raja bulu menjadi 4-6 hari lebih lama dibandingkan tanpa kosentrasi asam salisilat.

 

Kata kunci: pisang raja bulu, asam salisilat, jenis kemasan, daya simpan buah.

References

Badan Pusat Statistik. 2018. Produksi Tanaman Hortikultura. http://bps.go.id (diakses 30 Oktober 2018).

Bello-Pérez, L.A. A. De Francisco, E. Agama-Acevedo, F. Gutierrez-Meraz, F. J.L. García-Suarez. 2005. Morphological And Molecular Studies of Banana Starch. Sage Publications: Doi: 10: 1177.

Cahyono, Bambang. 2009. Pisang Usaha Tani Dan Pasca Panen. Kanisius. Yogyakarta.

Departemen Pertanian. 2005. Prospek Dan Arah Pengembangan Agribisnis Pisang. Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian.

Faradilla dan Purwantoro, A. 2012. Induksi Ketahanan Pisang Terhadap Fusarium Oxysporum f. Sp Cubense (Foc) Dengan Asam Salisilat dan Asam Fusarat Dalam Kultur Jaringan.Universitas Gadjah Mada.

Farahdiba, A. D., 2018. Pengaruh Bahan Penyerap Etilen dan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Buah Pisang Ambon Hijau (Musa paradisiaca var. Sapientum (L.) Kunt.). Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Pekalongan. Pekalongan.

Fessenden, R. J. and Fessenden, J. S. 1986. Kimia Organik Edisi ketiga Jilid kedua. Erlangga. Jakarta. Alih Bahasa Pudjaatmaka, A. H. Terjemahan dari : Organic Chemistry, Third Edition.

Kader, A.A. 1992. Postharvest Biology And Technolgy : An Overview. P.15-20. Dalam. Kader, A.A. (Ed). Postharvest Technology For Horticultural Crops. (Second Edition). Publ. 3311. University Of California Barkeley.

Mattoo AK, Murata T, Pantastico Er B. Chachin K, Ogata, and Phan CT. 1989. Perubahan-perubahan kimiawi selama kematangan dan penuaan. In: Pantastico Er B (Ed.). Fisiologi Pascapanen Penanganan dan Pemanfaatan Buah-buahan dan Sayur-sayuran Tropika dan Subtropika. Cetakan kedua. Yogyakarta (ID)

Muchtadi D. 1992. Fisiologi Pasca Panen Sayuran dan Buah-buahan. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Muchtadi TR, Sugiyono, Ayustaningwarno F. 2010. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Bandung: Alfabeta.

Mudjisihono R., D Hindiarto., Z dan Noor. 2001. Pengaruh Kemasan Plastik Terhadap Mutu Sawit Kering Selama Penyimpanan. Jurnal Penelitian Pertanian.

Nawangsih, A. A., dan Imdad, H. P. 1999. Menyimpan Bahan Pangan. Penyebar Swadaya. Jakarta.

Nurhasanah. 2006. Survei Kondisi Dan Daya Simpan Pisang (Musa Paradisiaca L) Kultivar Raja Bulu Di Pasar Induk Kramat Jati Dan Sekitar Bogor. Bogor: Skripsi. Departemen Agronomi Dan Hortikultura. Fakultas Pertanian, Ipb. Bogor.

Nurhayati., Umayah, A., Berdnand, H. 2011. Efek Lama Perendaman dan Konsentrasi Pelarut Daun Sirih Terhadap Perkembangan Penyakit Antraknosa Pada Buah Pisang. J Dharmapala (Internet). 2011; 2013.7.7; 4(1). Universitas Sriwijaya. Palembang.

Pantastico, E.R.B. 1993.Fisiologi Pasca Panen, Penanganan Dan Pemanfaatan Buah-Buahan Dan Sayuran Tripika Da Sub Tropika. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Prabawati, S., Suyanti dan Setyabudi, D. A. 2009. Teknologi Pasca Panen dan Teknik Pengolahan Buah Pisang. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Pujimulyani, D. 2009. Teknologi Pengelolahan Sayur-Sayuran Dan Buah-Buahan. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Raskin, I. 1992. Role of Salicylic Acid in Plants. Ann. Rev. Plant Physiol. 43:439-463.

Satyan, Shashirekha, Scott KJ, Graham D. 1992. Storage Of Banana Bunches In Sealed Polyethylene Bags. Journal of Horticultural Science 67(2):283-287.

Srivastava, M. K., Dwivedi, U. N. 2000. Delayed Ripening Of Banana Fruit By Salicylic Acid. Plant Science: 158:87-96.

Sutarya, R., G., Gruben, H., Sutarno. 1995. Pedoman Bertanam Sayuran Segar. Ugm Press: Yogyakarta.

Suyanti, Dan Ahmad Supriyadi. 2008. Pisang Budidaya Pengolahan Dan Prospek Pasar. Penebar Swadaya, Jakarta.

Swara, Eko Prames. 2011. Perlakuan Pendahuluan Buah Pisang Cavendish (Musa Cavendishii) Untuk Penyimpanan. Skripsi. Departemen Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor,. Bogor.

Thomson JF. 1985. Psychrometric and perishable commodities. Postharvest Technologi of Holticultural Crop. Devision of Agriculture and Naural esources. University of Caifornia.

Utama, S. M. I., Komang A., Nocianitri, Fitri W. T.2006. Mempelajari Pengaruh Ketebalan Plastik Film Polietilen Densitas Rendah Sebagai Bahan Kemasan Buah Manggis Terhadap Modifikasi Gas Oksigen Dan Karbondioksida. Universitas Udayana. Bali.

Vlot, A. C., Dempsey, D. A., Klessig, D. F. 2009. Salicylic acid, a multifaceted hormone to combat disease. Ann. Rev: Phytopathol, 47:177-206.

Wills, R.H.H., T.H.Kee, D.Graham Wb. Mc Glasson, And E.G. Hall. 1981. Postharvest: An Introduction To The Physiology And Handling Of Fruit And Vegetables. University Press Limited. New Sout Wales, Australia

Winarno, F.G. Dan S. Laksmi. (1984). Pigmen Dalam Pengolahan Pangan. Dept. Thp. Fatemeta Ipb

Downloads

Published

2020-09-28