PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR URIN KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN WORTEL (Daucus carota L)

Authors

  • Ahmad Solichin Universitas Pekalongan
  • Ubad Badrudin Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v16i1.1165

Abstract

ABSTRAK

 

Tanaman wortel merupakan sayuran yang dikenal dan digemari oleh seluruh lapisan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan interval aplikasi pupuk organik cair urin kelinci dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman wortel. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 2 faktor dengan ulangan 3 kali. Faktor pertama konsentrasi POC (K0=0 ml/l, K1=15 ml/l, K2=30 ml/l, K3=45 ml/l), faktor kedua interval (I1=4 hari sekali, I2=6 hari sekali, I3=8 hari sekali). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah pelepah, jumlah daun per tanaman, panjang akar serabut, panjang umbi, diameter umbi, bobot umbi per tanaman, bobot umbi per petak, saat keluarnya umbi per tanaman, bobot brangkasan per tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F, jika antara faktor yang dicoba terdapat perbedaan nyata, maka analisis dilanjutkan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi POC urin kelinci berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah pelepah, jumlah daun per tanaman, panjang akar serabut, diameter umbi, bobot umbi per tanaman, bobot umbi per petak, saat keluarnya umbi per tanaman, bobot brangkasan per tanaman, konsentrasi POC urin kelinci terbaik adalah konsentrasi 30 ml/l. Interval POC urin kelinci berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman, diameter umbi, bobot umbi per tanaman. Interval POC urin kelinci terbaik adalah interval 4 hari sekali. Interaksi antara konsentrasi dan interval aplikasi POC urin kelinci berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman, panjang akar serabut, diameter umbi, bobot umbi per tanaman. Interaksi terbaik konsentrasi 30 ml/l dan interval 4 hari sekali.

 

Kata kunci: Wortel, konsentrasi, interval POC

References

Cahyono, B. 2002. Wortel Teknik Budi Daya Dan Analisis Usaha Tani. Kanisius, Yogyakarta.

Djafar, T. A., A. Barus Dan Syukri. 2015. Respon Pertumbuhan Dan Produksi Sawi (Brassica Juncea L.) Terhadap Pemberian Urin Kelinci Dan Pupuk Guano. Agroekoteknologi, Vol. 1 (3): 646 – 654.

Fahmi, A., Syamsudin, Sri Nuryani H Utami dan Bostang Radjagukguk. 2010. Pengaruh Interaksi Hara Nitrogen Dan Fosfor Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea Mays L) padatanah Regosoldan Latosol. Jurnal (on-line) Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Berita Biologi 10(3).

Gustian, H. 2016. Carot Plant Responses To Grant Of Rabbit Urien. Jurnal Agrosainsdanteknologi, Vol.1 No. 1 Juni 2016.

Hadisuwito, S. 2010. Membuat Pupuk Kompos Cair.PT. AgroMediaPusaka. Jakarta.

Hasanuddin, 2003. Peningkatan Peranan Mikroorganisme Dalam Sistem Pengendalian Penyakit Tumbuhan Secara Terpadu, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan.

Indrakusuma. 2000. Proposal Pupuk Organik Cair Supra Alam Lestari. PT Surya Alam. Yogyakarta

Lingga, Pinus dan Marsono. 2013. Petunjuk Penggunaan Pupuk. PenebarSwadaya. Jakarta.

Miftah, A. 2012. Pengaruh konsentrasi pupuk organik cair dan macam varietas terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogaea). Skripsi (tidak dipublikasikan) Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan.

Pracaya. 2009. Bertanam Sayur Organik di Kebun, Pot, dan Polibag. PenebarSwadaya. Jakarta.

Prihmantoro, H. 2002. Memupuk Tanaman Sayuran. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sayuran Tumpas Segala Penyakit. Shira Media, Yogyakarta.

Taufika, R., 2011. Pengujian Beberapa Dosis Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Wortel (DaucuscarotaL.) Jurnal (on-line) https://jateng.bps.go.id/statictabel. (akses 11 maret 2017).

Lima Puluh Koto.

Zakiah, K., Erawana, W., Dan Rahmat, M. 2018. Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Wortel (Daucus Carota L.) Akibat Pemberian Urin Kelinc. Jagros Vol. 2 No. 2 Juni 2018

Downloads

Published

2020-09-28