PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR URIN KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN WORTEL (Daucus carota L)
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v16i1.1165Abstract
ABSTRAK
Tanaman wortel merupakan sayuran yang dikenal dan digemari oleh seluruh lapisan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan interval aplikasi pupuk organik cair urin kelinci dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman wortel. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 2 faktor dengan ulangan 3 kali. Faktor pertama konsentrasi POC (K0=0 ml/l, K1=15 ml/l, K2=30 ml/l, K3=45 ml/l), faktor kedua interval (I1=4 hari sekali, I2=6 hari sekali, I3=8 hari sekali). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah pelepah, jumlah daun per tanaman, panjang akar serabut, panjang umbi, diameter umbi, bobot umbi per tanaman, bobot umbi per petak, saat keluarnya umbi per tanaman, bobot brangkasan per tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F, jika antara faktor yang dicoba terdapat perbedaan nyata, maka analisis dilanjutkan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi POC urin kelinci berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah pelepah, jumlah daun per tanaman, panjang akar serabut, diameter umbi, bobot umbi per tanaman, bobot umbi per petak, saat keluarnya umbi per tanaman, bobot brangkasan per tanaman, konsentrasi POC urin kelinci terbaik adalah konsentrasi 30 ml/l. Interval POC urin kelinci berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman, diameter umbi, bobot umbi per tanaman. Interval POC urin kelinci terbaik adalah interval 4 hari sekali. Interaksi antara konsentrasi dan interval aplikasi POC urin kelinci berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman, panjang akar serabut, diameter umbi, bobot umbi per tanaman. Interaksi terbaik konsentrasi 30 ml/l dan interval 4 hari sekali.
Kata kunci: Wortel, konsentrasi, interval POC
References
Cahyono, B. 2002. Wortel Teknik Budi Daya Dan Analisis Usaha Tani. Kanisius, Yogyakarta.
Djafar, T. A., A. Barus Dan Syukri. 2015. Respon Pertumbuhan Dan Produksi Sawi (Brassica Juncea L.) Terhadap Pemberian Urin Kelinci Dan Pupuk Guano. Agroekoteknologi, Vol. 1 (3): 646 – 654.
Fahmi, A., Syamsudin, Sri Nuryani H Utami dan Bostang Radjagukguk. 2010. Pengaruh Interaksi Hara Nitrogen Dan Fosfor Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea Mays L) padatanah Regosoldan Latosol. Jurnal (on-line) Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Berita Biologi 10(3).
Gustian, H. 2016. Carot Plant Responses To Grant Of Rabbit Urien. Jurnal Agrosainsdanteknologi, Vol.1 No. 1 Juni 2016.
Hadisuwito, S. 2010. Membuat Pupuk Kompos Cair.PT. AgroMediaPusaka. Jakarta.
Hasanuddin, 2003. Peningkatan Peranan Mikroorganisme Dalam Sistem Pengendalian Penyakit Tumbuhan Secara Terpadu, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan.
Indrakusuma. 2000. Proposal Pupuk Organik Cair Supra Alam Lestari. PT Surya Alam. Yogyakarta
Lingga, Pinus dan Marsono. 2013. Petunjuk Penggunaan Pupuk. PenebarSwadaya. Jakarta.
Miftah, A. 2012. Pengaruh konsentrasi pupuk organik cair dan macam varietas terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogaea). Skripsi (tidak dipublikasikan) Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan.
Pracaya. 2009. Bertanam Sayur Organik di Kebun, Pot, dan Polibag. PenebarSwadaya. Jakarta.
Prihmantoro, H. 2002. Memupuk Tanaman Sayuran. Penebar Swadaya. Jakarta.
Sayuran Tumpas Segala Penyakit. Shira Media, Yogyakarta.
Taufika, R., 2011. Pengujian Beberapa Dosis Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Wortel (DaucuscarotaL.) Jurnal (on-line) https://jateng.bps.go.id/statictabel. (akses 11 maret 2017).
Lima Puluh Koto.
Zakiah, K., Erawana, W., Dan Rahmat, M. 2018. Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Wortel (Daucus Carota L.) Akibat Pemberian Urin Kelinc. Jagros Vol. 2 No. 2 Juni 2018
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















