Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan Beberapa Varietas Jahe (Zingiber officinale rosc.)
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v15i2.1142Abstract
Jahe merupakan tanaman yang banyak digunakan sebagai bahan baku obat tradisional. Dalam budidaya jahe yang menjadi kendala adalah rimpang tidak tumbuh dengan cepat dan serempak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air kelapa muda terhadap pertumbuhan beberapa varietas jahe dan interaksinya. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Benih Hortikultura Karanganyar Pekalongan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan dua faktor dan tiga ulangan, Faktor pertama yaitu konsentrasi air kelapa muda (0%, 25%, 50%, 75%), faktor kedua yaitu varietas jahe (jahe gajah, jahe emprit, jahe merah). Data dianalisis dengan uji F, jika berbeda nyata maka dilanjut dengan uji BNT. Variabel pengamatan meliputi kecepatan bertunas, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tunas tiap rimpang, luas daun, diameter rimpang, bobot basah tanaman, berat rimpang per tanaman, volume rimpang, dan bobot kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi air kelapa muda berbeda sangat nyata terhadap variabel luas daun dan bobot basah tanaman. Perlakuan terbaik yaitu konsentrasi 50%. Varietas jahe menunjukkan berbeda sangat nyata terhadap variabel kecepatan bertunas, tinggi tanaman, diameter rimpang dan bobot basah rimpang per tanaman. Perlakuan terbaik varietas jahe gajah. Interaksi antara konsentrasi air kelapa muda dan varietas jahe berbeda sangat nyata pada variabel luas daun dan berbeda nyata pada bobot basah rimpang per tanaman. Interaksi terbaik pada konsentrasi air kelapa muda 50% dengan varietas jahe gajah.References
Academic Press Inch. London Mugnisyah, W. Q. dan A. Setiawan.1990. Pengantar Produksi Benih. Rajawali Press, Jakarta.
Beneach AR, Sanchez RA. 2004. Handbook of Seed Physiology: Aplications to Agriculture. New York, London: Haworth Press.
BPS. 2009. Produktivitas Tanaman Obat-Obatan di Indonesia. http://bps.go.id. (on-line). Diakses tanggal 15 November 2017
Djamhari, S. 2010. Memecah dormansi rimpang temulawak menggunakan larutan atonik dan stimulasi perakaran dengan aplikasi auksin. Jurnal Sains danTeknologi Indonesia.
Hartman, A.T dan Dt. Kester. 1978. Plant Propagation, Principle and Practice. Prentice Hall Inc. New Jersey. 662P.Http://dishutbunkerinci.wordpress.com/2012/07/prose pelepasan-varietas-unggul-pd.html?m=1.(on-line). Diakses 12 Januari 2018
Inc Bey, Y, Syafii, W. dan Sutrisna. 2006. Pengaruh Pemberian Giberelin (GA3) dan Air Kelapa Terhadap Perkecambahan Biji Anggrek Bulan (Phalaenopsis ambilis BL) secara in vitro. Jurnal. Universitas Riau, Pekanbaru.
Kramer, P.J. dan Kozlowski, T.T. 1979. Physiology of Woody Plant.
Rostiana, O., A. Abdullah, Taryono dan, E. A. Hadad. 1991. Jenis-Jenis Tanaman Jahe. Edisi Khusus Littro VII (1) : 7-10.
Rostiana, O., N. Bermawie, dan M. Rahardjo. 2009. Standar Prosedur Operasional Budidaya Jahe. dipublikasikan di http:// balittro. litbang. pertanian.go.id >publikasi (on-line). Diakses pada tanggal 16 Januari 2017
Rusmin, D. 2011. Pengaruh Pemberian GA3 pada Berbagai Konsentrasi dan Lama Imbibisi terhadap Peningkatan Viabilitas Benih Purwoceng. Jurnal Littri Vol:17 No:3
Salisbury,B.F. Dan Ross,W.C.1995. Fisiologi Tumbuhan. ITB. Bandung.
Siahaan, E. 2004. Pengaruh Kosentrasi Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan Produksi Cabai Merah (Capsicum annum L.). Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Riau. (Tidak Dipublikasikan).
Sukarman. 2008. Pengaruh Lokasi ProduKsi dan Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Benih Jahe (Zingiber Officinale L.). Jurnal Littri 14(3), September 2008. Hlm.119 – 124
Yuliani,S., Hernani dan Anggraeni. 1991. Aspek Pasca Panen Jahe. Edisi Khusus Littro VII (1) : 30-37.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















