Pengaruh Variasi Kadar Salinitas Media dan Macam Bahan Amelioran Terhadap Pertumbuhan Azolla microphylla kaulf

Authors

  • Nur Rihin Program Studi Agroteknologi Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v15i2.1140

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahaui kadar salinitas media dan macam bahan amelioran yang tepat serta interaksi antara kadar salinitas media dan macam bahan amelioran terhadap pertumbuhan Azolla microphylla Kaulf, dilaksanakan di Desa Toso Kecamatan Bandar Kabupaten Batang pada ketinggian 500 mdpl, pada Oktober 2018 sampai November 2018. Rancangan percobaan yang digunakan : Rancangan Acak Kelompok, perlakuan faktorial 4 x 3. Faktor pertama kadar  salinitas media   4 taraf : 0%, 5%, 10%, 15%. Faktor kedua  macam bahan amelioran 3 taraf : pupuk kandang sapi, zeolit, dolomit. Variabel yang diamati :  Laju pertumbuhan relatif per tanaman, panjang batang per tanaman, panjang akar per tanaman, kemunculan jumlah akar per tanaman, pertambahan biomasa  berat basah per tanaman, bobot kering per tanaman, waktu penggandaan per tanaman, kepadatan per bak plastik, jumlah tanaman bertahan hidup per bak plastik,  kandungan N Azolla segar per sampel,  kandungan N kompos Azolla per sampel. Hasil penelitian menunjukkan kadar salinitas media berpengaruh sangat nyata terhadap semua variabel dengan pola pengaruh bersifat linier. Kadar salinitas media 5% Azolla microphylla Kaulf masih toleran. Macam bahan amelioran berpengaruh sangat nyata terhadap semua variabel. Bahan amelioran terbaik adalah pupuk kandang sapi. Interaksi kadar salinitas media dan bahan amelioran berpengaruh sangat nyata terhadap semua variabel. Kombinasi terbaik  kadar salinitas media 5% dan  pupuk kandang sapi.

References

Dachlan, A., N. Kasim, dan Kurnia. 2013. Uji Ketahanan Salinitas Beberapa Varietas Jagung (Zea mays L.) Dengan Menggunakan Agen Seleksi NaCl. Jurnal Biogenesis. ISSN 2302-1616 Vol 1, No. 1.,Fakultas Pertanian,Universitas Hasanuddin. Hal 9-17. journal.uinalauddin.ac.id/index.php/biogenesis/article/view/442/0. Diakses pada 10 September 2018.

Gustian, I. dan Totok E. S. 2005. Studi penurunan salinitas air dengan menggunakan Zeolit alam yang berasal dari bengkulu. Jurnal Gradien Vol.1 :38-42. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/gradien/article/viewFile/191/165. Diakses pada 10 Agustus 2018.

Irawan, Diah Setyorini, dan Sri Rochayati. 2017. Proyeksi Kebutuhan Pupuk Sektor Pertanian melalui Pendekatan Sistem Dinamis. Balittanah Bogor. http://balittanah.litbang.pertanian.go.id/ind/dokumentasi/lainnya/09%20-%20Irawan%20et%20al%20%20Proyeksi%20Kebutuhan%20Pupuk%20Sektor%20Pertanian%20Melalui%20Pendekatan%20Sistem%20Dinamis.pdf. Diakses pada 5 September 2018.

Mamang, K. I., Umarie, dan Hudaini. 2017. Application of Various Kinds of Azolla Fertilizer (Azolla microphylla) and Interval Time Applications to Growth and Soybean Production (Glycine Max (L) Merill). Jurnal Agritrop. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Volume 15 (1) http://jurnal.unmuhjember.ac.id/ index.php/AGRITROP. Diakses pada 17 September 2018.

Marwanto, S., A. Rachman, D. Erfandi, dan I G.M. Subiksa. 2009. Tingkat Salinitas Tanah pada Tanah Sawah Intensif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Balai Penelitian Tanah, Bogor.balittanah.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/publikasi-mainmenu-78/.../329-salin. Diakses pasa 20 Agustus 2018.

Mindari, W. 2009. Cekaman garam dan Dampaknya pada kesuburan tanah dan tanaman. UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya.

Mishra, A. K.. 2006. Protection Against Salt Toxicity In Azolla Pinnata-Anabaena Azollae Symbiotic Association By Using Combined-N Sources. Department of Botany, Banaras Hindu University. Acta Biologica Hungarica 57 (3)

Muharam. 2017. Efektivitas Penggunaan Pupuk Kandang dan Pupuk Organik Cair Dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max L.) Varietas Anjasmoro di Tanah Salin. Jurnal Agrotek Indonesia 2 (1) : 44 – 53

Nurmansyah. 2016. Pengaruh Jenis Dan Dosis Amelioran Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Padi (Oryza Sativa L.) Pada Penanaman Kedua. Skripsi (on-line). Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Dharma Wacana Metro Lampung. http://eprints.stiperdharmawacana.ac.id/227/1/NURMANSYAH_12110059.PDF. Diakses pada 21 September 2018.

Riyani, R., Radian dan S. Budi. 2013. Pengaruh berbagai Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi di Lahan Pasang Surut. Jurnal. Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. https://media.neliti.com/media/publications/190633-ID-pengaruh-berbagai-pupuk-organik-terhadap.pdf. Diakses pada 22 Agustus 2018.

Shaaban, M., M. Abid, R.A.I. Abou-Shanab. 2013. Amelioration of salt affected soils in rice paddy systemby application of organic and inorganic amendments. Plant Soil Environ. 59(5): 227–233. https://experts.umn.edu/en/publications/amelioration-of-salt-affected-soils-in-rice-paddy-system-by-appli. Diakses pada 20 September 2018.

Surdina, E., Sayyid Afdhal El-Rahimi dan Iwan Hasri3. 2016. Pertumbuhan Azolla microphylla Dengan Kombinasi Pupuk Kotoran Ternak. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kegaraman dan Perikanan Unsyiah, Volume 1, Nomor 3

Wahyuningsih, S., Afandi Kristiono, dan Abdullah Taufiq. 2017. Pengaruh Jenis Amelioran terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau di Tanah Salin. Jurnal. Vol. 15 No. 2. https://media.neliti.com/media/publications/225864-pengaruh-ameliorasi-tanah-salin-terhadap-c12cfd35.pdf. diakses pada 29 Agustus 2018.

Downloads

Published

2020-08-24