Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Rootone F terhadap Pertumbuhan Stek Mawar (Rosa sp.)

Authors

  • Salsabila Ilma Rohma Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan
  • Syakiroh Jazilah Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v15i1.1101

Abstract

Mawar (Rosa sp) merupakan salah satu bunga yang paling banyak diminati masyarakat karena penampilannya yang cantik dan indah serta aromanya yang harum dan khas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Terhadap Pertumbuhan Stek Mawar (Rosa sp). Telah dilaksanakan di Kelurahan Medono Kota Pekalongan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama Konsentrasi Rootone F (Tanpa Rootone F, 500 ppm, 1000 ppm dan 1500 ppm), Faktor kedua Lama Perendaman 1 Jam, 2 Jam dan 3 Jam). Variabel pengamatan meliputi kecepatan tumbuh tunas, panjang tunas, jumlah daun, luas daun, jumlah akar, bobot basah akar, bobot kering akar, persentase stek hidup, bobot basah tanaman dan bobot kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Rootone F berbeda sangat nyata terhadap kecepatan tumbuh tunas, panjang tunas, jumlah daun, luas daun, jumlah akar, bobot basah akar, bobot bobot kering akar, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman. Konsentrasi optimum untuk pertumbuhan stek mawar adalah 1000 ppm. Lama Perendaman menunjukkan berbeda sangat nyata terhadap panjang tunas, jumlah daun, luas daun, jumlah akar, bobot basah akar, bobot kering akar, persentase stek hidup, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman, dan tidak berbeda nyata pada kecepatan tumbuh tunas. Hasil terbaik dicapai pada lama perendaman 2 jam. Terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi Rootone F dan lama perendaman, berbeda sangat nyata terhdap variabel bobot basah akar, bobot kering akar, bobot basah tanaman dan bobot kering tanaman. Kombinasi terbaik dicapai pada konsentrasi Rootone F 1000 ppm dengan lama perendaman 2 jam.

 

Kata Kunci : Stek Mawar, Rootone F, dan Lama Perendaman

References

Gardner, F. P, R. B. Pearce dan R. L. Mitchell 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia, Jakarta.

Harjadi. 1993. Pengantar Agronomi. Gramedia. Jakarta. Jumin. 2002. Agronomi. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Lakitan B. 1996. Fisiologi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Purbiati, T., A. Supandi, E. Retnoningtyas, dan Sarwono. 2002. Pengkajian Sistem Usahatahi (SUT) Bunga Potong Mawar Spesifik Lokasi Lahan Kering. Laporan Hasil Penelitian atau Pengkajian BPTP Karang Ploso, Malang. 10 Hlm.

Rochiman dan Harjadi, 1973. Diktat Pembiakan Vegetatif. Departemen Agronomi Fakultas Pertanian Institut pertanian Bogor, Bogor.

Tim Karya Tani Mandiri. 2010. Pedoman Bertanam Bunga Mawar. CV. Nuansa Aulia, Bandung.

Downloads

Published

2020-07-22